Indonesia Maritime Week 2025 Tegaskan Visi Poros Maritim Dunia Lewat Inovasi dan Kolaborasi Global

AKURAT.CO Indonesia kembali menegaskan perannya sebagai kekuatan maritim global melalui penyelenggaraan Indonesia Maritime Week (IMW) 2025 yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC).
Ajang maritim terbesar di Asia Tenggara ini mengangkat tema Asia’s Maritime Leadership: Connectivity, Sustainability, and Digitalization dan dihadiri ribuan pelaku industri dari berbagai negara.
“Indonesia memiliki potensi luar biasa di sektor kemaritiman. Ajang IMW 2025 ini menjadi momentum kita bersama untuk membangun konektivitas, memperkuat keberlanjutan, dan mengadopsi digitalisasi di seluruh rantai nilai industri maritim,” ujar Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI.
Dalam forum tersebut, pemerintah menyoroti sektor maritim sebagai pilar strategis penggerak investasi nasional.
“Kami mencatat industri maritim Indonesia berkontribusi dalam realisasi investasi sebesar Rp136,3 triliun dari total realisasi investasi di kuartal I-2025 yang mencapai Rp465 triliun,” ungkap Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi, Todotua Pasaribu di Jakarta, 2 Juni 2025
Potensi geografis dan kekayaan sumber daya laut turut menjadi kekuatan utama Indonesia.
“Sektor maritim memiliki kontribusi dan potensi besar terhadap perekonomian nasional, dengan kontribusi sekitar 7% terhadap PDB Indonesia. Letak geografis dan sumber daya yang mumpuni menjadi modal besar untuk terus mengembangkan industri ini,” kata Captain Antoni Arif Priadi, Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan.
“Saya percaya bahwa Indonesia Maritime Week 2025 akan menjadi sebuah awal mula yang baik sekali sekaligus sebagai sebuah inisiatif dan kerja sama yang lebih erat,” imbuhnya.
Tak hanya menampilkan pameran teknologi dan konferensi, IMW 2025 juga menghadirkan forum-forum strategis seperti Rapat Umum ASA ke-34 dan Forum Pengiriman Internasional ASA 2025, yang mempertemukan pelaku usaha dan pengambil kebijakan untuk merumuskan arah industri pelayaran masa depan.
“Digitalisasi adalah hal lain yang terus ditingkatkan di industri ini. Kebutuhan akan digitalisasi jadi semakin tak terhindarkan dari waktu ke waktu, yang menjadikannya sebagai investasi penting di industri maritim,” sebut Arsenio Dominguez, Sekretaris Jenderal International Maritime Organization (IMO), yang turut hadir sebagai pembicara internasional.
Partisipasi asosiasi pelayaran Asia dan tokoh-tokoh dunia turut memperkuat posisi Indonesia sebagai tuan rumah yang kredibel. “Acara ini menjadi tonggak bersejarah sekaligus bukti bahwa Indonesia pantas menjadi tuan rumah karena memiliki sektor maritim yang sangat kuat,” ujar Ketua Umum INSA, Carmelita Hartoto.
IMW 2025 dirancang sebagai wadah kolaborasi lintas negara dan sektor, dengan tujuan memperkuat daya saing industri nasional, harmonisasi regulasi, serta pengembangan infrastruktur dan praktik berkelanjutan.
Dengan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan akademisi, Indonesia diharapkan mampu membangun industri maritim yang resilien dan berdaya saing tinggi di tingkat global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









