BPBD Ingatkan Potensi Banjir Rob hingga 1 Maret, Warga Pesisir Jakarta Diminta Waspada

AKURAT.CO Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta mengingatkan warga pesisir utara Jakarta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir rob, yang diperkirakan terjadi pada 25 Februari hingga 1 Maret 2026.
Peringatan ini menyusul laporan dari BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Tanjung Priok, terkait fenomena pasang maksimum air laut yang bertepatan dengan Perigee atau jarak terdekat bulan ke bumi. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan tinggi muka air laut dan memicu genangan hingga ke daratan.
Baca Juga: Honor Siap Perkenalkan Robot Humanoid Berbasis AI di MWC 2026
Kepala Pelaksana BPBD Jakarta, Isnawa Adji, menegaskan durasi pasang tinggi berpotensi berlangsung selama beberapa hari berturut-turut sehingga warga perlu bersiap sejak dini.
"Masyarakat pesisir perlu meningkatkan kesiapsiagaan, karena durasi pasang tinggi bisa berlangsung beberapa hari berturut-turut. Pastikan juga sistem drainase di sekitar rumah tetap berfungsi baik untuk menghindari terjadinya genangan air," kata Isnawa kepada wartawan, dikutip Kamis (26/2/2026).
Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, Tanjung Priok, hingga kawasan Kepulauan Seribu. Puncak pasang maksimum diperkirakan terjadi pada pukul 05.00-09.00 WIB.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





