Kunci Jawaban Buku Paket Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 107: Tentang Pidato Ir Soekarno

AKURAT.CO Kunci jawaban buku paket Bahasa Indonesia kelas 9 halaman 107 membahas materi mengenai pidato Ir. Soekarno serta pesan kuat tentang perjuangan dan proses tercapainya kemerdekaan.
Pada bagian ini, siswa diajak memahami makna pidato Bung Karno yang menyinggung isu kolonialisme, revolusi, hingga upaya mempertahankan kedaulatan bangsa.
Baca Juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 111 Kurikulum Merdeka: Lengkap dan Mudah Dipahami
Melalui kegiatan membaca dan pengamatan video pidato Presiden Soekarno di Sidang Umum PBB, peserta didik diminta mengidentifikasi topik yang dibahas, penyebab munculnya masalah, hingga dampak dan tindakan yang perlu dilakukan dalam menghadapi imperialisme.
Materi ini tidak hanya melatih kemampuan menganalisis teks pidato, tetapi juga menumbuhkan wawasan sejarah dan nasionalisme pada generasi muda.
Soal Buku Paket Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 10
Kegiatan 2
Bekerjalah dalam kelompok.
1. Bacalah teks pidato tersebut secara nyaring dengan volume suara dan intonasi yang tepat.
2. Lakukan bergantian dengan teman agar kalian sama-sama memiliki kesempatan menjadi pembaca pidato dan pendengar.
3. Apakah kalian mendapatkan pesan tentang sebab akibat tercapainya kemerdekaan dan proses terjadinya revolusi yang dimaksud oleh Bung Karno? Jelaskan jawaban kalian.
Kunci Jawaban Buku Paket Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 107
Lembar Pengamatan
Judul Video: Pidato Bung Karno Mengguncang Dunia di PBB
Topik pembahasan: Kritik terhadap imperialisme, kolonialisme, dan neo-kolonialisme di dunia
Nama pembicara: Ir. Soekarno
Tempat: Sidang Umum PBB di New York
Tanggal: 30 September 1960
Masalah yang dibahas:
Terjadinya penindasan, penjajahan, dan eksploitasi oleh negara-negara imperialis dari Barat dan Timur terhadap bangsa-bangsa di Asia, Afrika, dan Amerika Latin.
Adanya intervensi dari pihak luar dalam masalah dalam negeri Indonesia yang mengancam kedaulatan serta kemerdekaan bangsa Indonesia.
Ketimpangan sosial dan ekonomi yang menciptakan ketidakadilan, mengakibatkan kemiskinan, kelaparan, dan penderitaan bagi sebagian besar umat manusia di dunia.
Penyebab timbulnya masalah:
Terdapat dorongan nafsu angkara murka dan keserakahan dari negara-negara imperialis yang berusaha menguasai sumber daya alam, pasar, dan tenaga kerja dari bangsa-bangsa yang lemah dan tertinggal.
Negara-negara imperialis memiliki kepentingan politik dan ideologi yang berusaha memaksakan sistem serta pandangan mereka pada bangsa-bangsa dengan budaya dan sejarah yang berbeda.
Negara-negara anggota PBB menunjukkan ketidakpedulian dan ketidakberanian dengan enggan menentang atau menghukum negara-negara imperialis yang melanggar hak asasi manusia dan Piagam PBB..
Dampak yang terjadi:
Perlawanan, pemberontakan, dan revolusi dari bangsa-bangsa yang tertindas, terjajah, dan dieksploitasi dalam upaya merebut kemerdekaan serta memperjuangkan keadilan dan kesejahteraan.
Ancaman terjadinya perang dunia ketiga yang dapat menghancurkan peradaban manusia jika negara-negara imperialis terus melakukan tindakan yang mengancam perdamaian global.
Munculnya kesadaran dan solidaritas di antara bangsa-bangsa Asia, Afrika, dan Amerika Latin, yang dikenal sebagai "Gestapu" (Gerakan Tiga Benua), untuk bersatu dan bekerja sama dalam menyelesaikan permasalahan dunia.
Tindakan yang perlu dilakukan:
Menghapus segala bentuk imperialisme, kolonialisme, dan neo-kolonialisme di seluruh dunia, baik melalui cara damai maupun tindakan tegas, sesuai dengan prinsip-prinsip dalam Piagam PBB.
Menjunjung tinggi hak-hak bangsa Indonesia sebagai negara yang berdaulat dan menolak segala bentuk campur tangan asing dalam urusan dalam negerinya.
Mewujudkan tatanan dunia yang lebih adil, damai, dan sejahtera dengan memperkuat kerja sama, membangun persahabatan, serta meningkatkan saling pengertian antarbangsa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









