Akurat

Tafsir Al-Quran Surah Al-Isra Ayat 31, Larangan Membunuh Anak karena Takut Miskin

Lufaefi | 11 Desember 2023, 15:13 WIB
Tafsir Al-Quran Surah Al-Isra Ayat 31, Larangan Membunuh Anak karena Takut Miskin

AKURAT.CO  Peristiwa pembunuhan kepada empat anak yang terjadi di Jagakarsa, Jakarta Selatan membuat hati kita terenyuh.

Pasalnya, pembunuhan itu dilakukan oleh sang ayah dari keempat anak malang itu. Mereka dibunuh oleh bapak kandungnya secara berurutan.

Allah SWT melarang manusia untuk melakukan tindakan pembunuhan, terlebih kepada anak yang merupakan titipan Allah, termasuk karena alasan ekonomi.

Baca Juga: Tafsir Surah An-Nisa’ Ayat 58: Pemimpin Yang Amanah, Ini Yang Harus Dilakukan Kepada Rakyatnya

Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Isra ayat 31:                     

  وَلَا تَقْتُلُوا أَوْلَادَكُمْ خَشْيَةَ إِمْلَاقٍ ۖ نَحْنُ نَرْزُقُهُمْ وَإِيَّاكُمْ ۚ إِنَّ قَتْلَهُمْ كَانَ خِطْئًا كَبِيرًا

Artinya: Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut kemiskinan. Kamilah yang akan memberi rezeki kepada mereka dan juga kepadamu. Sesungguhnya membunuh mereka adalah suatu dosa yang besar.

Ayat ini turun untuk melarang pembunuhan anak yang marak terjadi pada masa jahiliyah. 

Pada masa itu, masyarakat jahiliyah menganggap bahwa anak yang lahir dalam keadaan cacat atau miskin adalah aib bagi keluarga. Oleh karena itu, anak-anak tersebut sering kali dibunuh oleh orang tuanya sendiri.

Ayat Al-Qur'an Surah Al-Isra' ayat 31 merupakan peringatan keras dari Allah SWT kepada orang tua untuk tidak membunuh anak-anaknya. 

Ayat ini mengajarkan kepada kita bahwa kehidupan anak adalah hak yang harus dilindungi, dan kefakiran bukanlah alasan untuk membunuh anak.

Baca Juga: Tafsir Surah Al-Baqarah Ayat 120 Tentang Karakter Kaum Yahudi, Salah Satunya Memaksa Nabi Untuk Mengikuti Nafsunya

Tafsir Al-Isra Ayat 31

Dikutip dari Tafsirlearn, Ibnu Katsir menyatakan bahwa ayat ini menunjukkan bahwa Allah SWT lebih sayang kepada hamba-hamba-Nya daripada orang tua kepada anaknya, karena Dia melarang membunuh anak-anak; dan dalam kesempatan yang lain Allah memerintahkan kepada orang tua agar memberikan warisannya kepada anak-anaknya.

Di masa Jahiliah orang-orang tidak memberikan warisan kepada anak-anak perempuannya, bahkan ada kalanya seseorang membunuh anak perempuannya agar tidak berat bebannya.

Ibnu Katsir menjelaskan bahwa pada masa jahiliyah, masyarakat Arab sering kali membunuh anak-anak mereka, terutama anak perempuan. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:

  1. Anak perempuan dianggap sebagai beban bagi keluarga.

  2. Anak perempuan dianggap tidak memiliki nilai ekonomi.

  3. Anak perempuan dianggap sebagai penyebab terjadinya perselisihan di antara keluarga.

Karena itulah maka Allah SWT melarang perbuatan itu melalui firman-Nya: Dan janganlah kalian membunuh anak-anak kalian karena takut kemiskinan. (Al-Isra: 31) 

Yakni takut berakibat jatuh miskin di masa mendatang. Karena itulah dalam firman selanjutnya diprioritaskan penyebutan tentang rezeki anak-anak mereka. Untuk itu Allah berfirman: Kamilah yang akan memberi rezeki kepada mereka dan juga kepada kalian. (Al-Isra: 31).

Dengan kata lain, khitab dalam ayat ini ditujukan kepada orang yang mampu, yakni Kamilah yang memberi rezeki mereka dan juga rezeki kalian. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

T
Lufaefi
Editor
Lufaefi