Akurat

Penyebab Kebakaran di Los Angeles Amerika, Perspektif Surat Al-Baqarah Ayat 266

Lufaefi | 14 Januari 2025, 09:55 WIB
Penyebab Kebakaran di Los Angeles Amerika, Perspektif Surat Al-Baqarah Ayat 266

AKURAT.CO Kebakaran hutan yang terjadi di wilayah Los Angeles, Amerika Serikat, menjadi salah satu bencana alam yang mengundang perhatian dunia.

Fenomena ini tidak hanya membawa dampak kerusakan ekologis, tetapi juga menimbulkan penderitaan bagi manusia yang kehilangan tempat tinggal, harta benda, bahkan nyawa.

Dalam pandangan Islam, bencana seperti ini dapat dikaji melalui pendekatan ayat-ayat Al-Qur’an, salah satunya Surat Al-Baqarah ayat 266, yang memberikan pelajaran mendalam terkait sebab-sebab kerusakan dan hikmah di baliknya.

Allah berfirman dalam Surat Al-Baqarah ayat 266:

“أَيَوَدُّ أَحَدُكُمْ أَنْ تَكُونَ لَهُ جَنَّةٌ مِنْ نَخِيلٍ وَأَعْنَابٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ لَهُ فِيهَا مِنْ كُلِّ الثَّمَرَاتِ وَأَصَابَهُ الْكِبَرُ وَلَهُ ذُرِّيَّةٌ ضُعَفَاءُ فَأَصَابَهَا إِعْصَارٌ فِيهِ نَارٌ فَاحْتَرَقَتْ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمُ الْآيَاتِ لَعَلَّكُمْ تَتَفَكَّرُونَ”

Artinya: “Adakah di antara kalian yang ingin memiliki kebun kurma dan anggur yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, dan dia memiliki segala macam buah-buahan di kebun itu, tetapi kemudian datanglah masa tua menimpanya sementara ia memiliki keturunan yang masih kecil, lalu kebun itu diserang angin keras yang mengandung api, sehingga terbakar? Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada kalian agar kalian berpikir.”

Baca Juga: Ustadz Khalid Basalamah Kaitkan Surat Al-Baqarah dengan Kebakaran Hutan di Los Angeles

Ayat ini menggambarkan sebuah perumpamaan yang sarat makna. Allah SWT mengilustrasikan keadaan seorang manusia yang memiliki kebun subur berisi kurma dan anggur, lengkap dengan aneka buah-buahan, namun kebun itu tiba-tiba dilanda angin kencang yang membawa api hingga hangus terbakar.

Dalam tafsir para ulama, ayat ini mengandung pesan tentang akibat dari kelalaian manusia terhadap nikmat Allah, yang pada akhirnya menimbulkan musibah sebagai bentuk teguran.

Fenomena kebakaran di Los Angeles dapat dikaitkan dengan peringatan ini. Sebagai salah satu wilayah maju di dunia, Los Angeles dikenal dengan keindahan alamnya, termasuk hutan-hutan yang luas dan subur.

Namun, aktivitas manusia yang tidak bertanggung jawab sering kali menjadi pemicu utama kebakaran ini, seperti pembukaan lahan secara ilegal, pembuangan limbah sembarangan, atau kelalaian dalam menjaga ekosistem.

Tindakan-tindakan tersebut mencerminkan sikap yang tidak mensyukuri nikmat Allah atas kelimpahan alam yang diberikan.

Surat Al-Baqarah ayat 266 juga mengingatkan tentang pentingnya berpikir dan merenungkan akibat dari perbuatan manusia.

Bencana seperti kebakaran hutan bukan semata-mata musibah alam, tetapi sering kali merupakan dampak dari ulah manusia.

Dalam konteks modern, ini dapat dilihat dari perubahan iklim yang diperburuk oleh emisi gas rumah kaca, deforestasi, dan pola hidup konsumtif yang tidak berkelanjutan.

Dengan memahami makna ayat ini, umat manusia diajak untuk introspeksi dan kembali kepada ajaran Islam yang menekankan tanggung jawab terhadap bumi sebagai amanah Allah. Dalam Surat Al-A’raf ayat 56, Allah juga berfirman:

“وَلَا تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ بَعْدَ إِصْلَاحِهَا وَادْعُوهُ خَوْفًا وَطَمَعًا إِنَّ رَحْمَتَ اللَّهِ قَرِيبٌ مِنَ الْمُحْسِنِينَ”

Artinya: “Dan janganlah kalian berbuat kerusakan di muka bumi setelah Allah memperbaikinya, dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut dan harapan. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang-orang yang berbuat kebaikan.”

Baca Juga: Tafsir Surat Al-Baqarah 266, Apa Kaitannya dengan Kebakaran Hutan di Los Angeles?

Melalui refleksi atas ayat-ayat ini, manusia diajak untuk menjaga keseimbangan alam dan memperbaiki hubungan dengan Allah SWT.

Musibah seperti kebakaran Los Angeles semestinya menjadi pengingat bahwa segala sesuatu yang kita miliki adalah titipan yang harus dijaga dengan penuh rasa syukur dan tanggung jawab.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.