Akurat

Jokowi Siap Bawa Kasus Ijazah Palsu ke Pengadilan: Supaya Jadi Pembelajaran

Siti Nur Azzura | 10 Desember 2025, 16:32 WIB
Jokowi Siap Bawa Kasus Ijazah Palsu ke Pengadilan: Supaya Jadi Pembelajaran

AKURAT.CO Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), siap membawa kasus tuduhan ijazah palsu ke ranah hukum. Menurutnya, langkah ini penting sebagai pembelajaran agar publik tidak mudah menuduh, menghina, atau memfitnah tanpa dasar yang jelas.

Saat ditanya apakah penyelesaian melalui jalur hukum merupakan langkah terbaik, Jokowi mengungkapkan alasannya. 

"Ya, untuk pembelajaran kita semuanya, bahwa jangan sampai gampang menuduh orang, jangan sampai gampang menghina orang, memfitnah orang, mencemarkan nama baik seseorang," kata Jokowi, dalam wawancara eksklusif Kompas TV, dikutip Rabu (10/12/2025).

Baca Juga: Jokowi Sebut Ada 'Orang Besar' di Balik Kisruh Ijazah Palsu: Gampang Ditebak

Dia menyebut bahwa proses hukum akan memberikan kejelasan dan putusan yang adil. Ketika ditanya kemungkinan mediasi, Jokowi memilih tegas. 

"Saya kira untuk pembelajaran kita memang lebih baik dilakukan di penegakan hukum, diputuskan di pengadilan akan lebih baik. Untuk pembelajaran kita semuanya," katanya.

Jokowi juga mengulangi komitmennya bahwa jika kasus ini sampai di pengadilan, dia akan menunjukkan seluruh ijazahnya secara lengkap. "Ya, itu forum yang paling baik untuk menunjukkan ijazah asli saya dari SD, SMP, SMA, Universitas, semuanya akan saya bawa," tegasnya.

Menurutnya, penyelesaian hukum akan memberikan efek jera terhadap tindakan fitnah serupa di masa mendatang. Untuk itu dia berharap, polemik ini harus menjadi pelajaran bersama. "Ya, ini untuk pembelajaran kita semuanya," kata Jokowi menutup penjelasannya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.