Akurat

Ahmad Ali Kasih Sinyal Jokowi Ketua Dewan Pembina PSI

Citra Puspitaningrum | 15 Desember 2025, 14:14 WIB
Ahmad Ali Kasih Sinyal Jokowi Ketua Dewan Pembina PSI

AKURAT.CO Ketua Harian Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ahmad Ali, mengungkapkan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) kemungkinan didaulat menjadi Ketua Dewan Pembina partai belogo gajah.

"Di saat kongres PSI kemarin, Pak Jokowi dalam pidatonya sudah menyampaikan komitmennya untuk berjuang, membesarkan, membantu Partai Solidaritas Indonesia," kata Ahmad Ali, usai menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) DPW PSI DKI Jakarta di Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Minggu (14/12/2025) malam.

Politikus asal Sulawesi Tengah itu menyampaikan, pernyataan Jokowi pada kongres PSI di Solo, Jawa Tengah, pada Juli lalu sudah sangat jelas. Artinya, Presiden ke-7 RI, Jokowi akan membantu PSI menjadi partai besar.

Baca Juga: DPRD Jakarta Setujui Rp4,6 Triliun Bansos, PSI Soroti Warga yang Belum Tersentuh KJP Plus

"Saya pikir itu adalah pernyataan yang cukup, apalagi kalau masuk sebagai kader secara terbuka, apalagi kalau kemudian masuk sebagai ketua dewan pembina umpamanya," ujarnya.

Diketahui, Kongres PSI 2025 di Solo, Jawa Tengah pada 19-20 Juli lalu menetapkan Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum. Kaesang kembali terpilih menjadi Ketua Umum PSI, melalu sistem e-voting yang digelar sejak 12-18 Juli 2025.

Puta bungsu Jokowi itu berhasil memperoleh suara terbanyak dalam gelaran Pemilu Raya PSI, yakni sebanyak 65,28 persen. Kaesang mengucapkan terimakasih kepada para kader PSI dari seluruh daerah di Indonesia yang hadir dalam acara Kongres PSI.

"Sekali lagi kami ucapkan kepada seluruh kader PSI yang jauh-jauh dari seluruh Indonesia hadir di kota Solo. Terimakasih sekali lagi sudah meramaikan kota Solo," keta Kaesang setelah acara penutupan Kongres PSI di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Minggu (20/7/2025).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.