Akurat

Jokowi Sebut Ada 'Orang Besar' di Balik Kisruh Ijazah Palsu: Gampang Ditebak

Siti Nur Azzura | 10 Desember 2025, 14:31 WIB
Jokowi Sebut Ada 'Orang Besar' di Balik Kisruh Ijazah Palsu: Gampang Ditebak

AKURAT.CO Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, kembali menegaskan keyakinannya bahwa terdapat aktor besar di balik polemik panjang isu ijazah palsu yang diarahkan kepadanya. 

Mantan Wali Kota Solo yang akrab disapa Jokowi itu menyebut, isu ini bukan sekadar perdebatan publik biasa, melainkan digerakkan oleh pihak tertentu yang punya kepentingan politik.

Dalam wawancara eksklusif Kompas TV, Jokowi ditanya apakah dia masih yakin dengan pernyataannya bahwa ada agenda besar dan sosok kuat di balik kasus tersebut. 

Baca Juga: Jokowi Ungkap Ada Operasi Politik Besar di Balik Kisruh Ijazah Palsu

"Saya pastikan, iya (ada aktor di balik kasus ijazah palsu)," tegas Jokowi, dikutip Rabu (10/12/2025).

Ketika ditanya lebih jauh apakah dia sudah mengetahui siapa aktor di baliknya, Jokowi menyebut hal itu tak perlu dia beberkan kepada publik karena mudah untuk ditebak. "Ya saya kira gampang ditebak. Tidak perlu saya sampaikan,” ujarnya.

Jokowi sebelumnya menyebut isu ini telah berjalan bertahun-tahun dan terus dihidupkan meski pihak penerbit ijazah telah menegaskan keasliannya. Dia melihat adanya pola operasional politik yang mencoba merusak reputasinya.

Baca Juga: UGM Luruskan Polemik Foto Ijazah Jokowi: Yang Dilarang Hanya Kacamata Hitam

Meski enggan menyebut nama, Jokowi meminta publik melihat dinamika politik yang terjadi. Menurutnya, cara-cara berupa fitnah dan pencemaran nama baik dapat menyasar siapa saja, sehingga menjadi peringatan bagi pejabat publik lain.

"Ya kan bisa terjadi tidak hanya kepada saya, bisa ke yang lain, bisa ke Menteri, bisa ke Presiden yang lain, bisa ke Gubernur, Bupati, Wali Kota, semuanya dengan tuduhan asal-asalan. Tapi kalau menuduh dengan bukti, itu yang baik," katanya.

Jokowi menegaskan bahwa penyebaran tuduhan tanpa dasar tidak boleh dibiarkan.  "Ya, ini untuk pembelajaran kita semuanya," tandas Jokowi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.