AKURAT.CO, Dukungan deras mengalir kepada Indonesia dari berbagai Presiden Federasi Internasional (IF) yang hadir dalam IF Forum di The Olympic Museum, Lausanne, Swiss, pada 27-29 Oktober 2025.
Mereka menyatakan keinginan kuat agar Indonesia tetap dipercaya menjadi tuan rumah kejuaraan olahraga tingkat dunia.
Hal ini sehubungan Komite Eksekutif IOC sempat memberikan rekomendasi kepada IF untuk meninjau kembali penyelenggaraan event di Tanah Air.
Ketua Umum Komite Olimpiade (NOC) Indonesia, Raja Sapta Oktohari, mengungkapkan bahwa para pimpinan IF secara langsung menyampaikan apresiasi terhadap reputasi Indonesia yang dinilai sukses menggelar berbagai ajang olahraga internasional.
Mulai dari Asian Games 2018, Asian Para Games 2018, hingga sejumlah single event cabang olahraga lainnya.
"Banyak Presiden Federasi Internasional datang langsung dan menyampaikan keinginan agar kejuaraan dunia tetap digelar di Indonesia," kata Raja Sapta dalam keterangan yang diterima Akurat.co, Kamis (30/10).
"Ini bukti bahwa posisi Indonesia sangat strategis, sekaligus diakui memiliki reputasi kuat sebagai tuan rumah yang mampu memenuhi standar global."
Dukungan yang mengalir dari berbagai federasi internasional ini mencerminkan besarnya kepercayaan dunia olahraga terhadap kapasitas dan profesionalitas Indonesia.
"Kami mendapat dukungan dari banyak cabang olahraga yang ingin Indonesia tetap menjadi tuan rumah ajang internasional," jelas pria yang karib disapa Okto itu.
"Bahkan, sejumlah federasi menyatakan siap menyuarakan dukungan tersebut di forum-forum resmi lainnya."
Pasalnya menurut Okto menjadi tuan rumah ajang olahraga dunia itu bukanlah sekadar kebanggaan semata, tetapi juga menunjukkan tanggung jawab besar yang menuntut kesiapan menyeluruh.
"Penyelenggaraan event internasional melibatkan banyak pihak dan biaya besar. Aspek teknis, logistik, hingga penyiaran harus dikelola dengan standar tinggi," katanya memaparkan.
"Para pimpinan IF memahami hal ini dan mengakui bahwa Indonesia selalu berkomitmen menjaga kualitas penyelenggaraan di level dunia."
NOC Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat hubungan dengan IOC dan seluruh IF, sembari memastikan nilai-nilai Olimpiade serta semangat sportivitas tetap menjadi fondasi utama setiap kegiatan olahraga di Tanah Air.
"Olahraga harus menjadi jembatan perdamaian dan persahabatan antarbangsa. NOC Indonesia akan terus menjadi mitra konstruktif bagi IOC dan federasi internasional untuk memastikan seluruh atlet dunia tetap memiliki akses yang adil untuk berkompetisi," kata Okto menuntaskan.