Pemerintah Target Rehabilitasi 100 Ribu Hektare Lahan Pertanian di Sumatera Pascabanjir

AKURAT.CO Pemerintah menargetkan rehabilitasi lebih dari 100.000 hektare lahan pertanian di tiga provinsi terdampak banjir di Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
"Hari ini kami rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI. Agenda utamanya membahas rencana program rehabilitasi, mulai dari cetak sawah, rehabilitasi perkebunan, hingga peternakan di tiga provinsi, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat," ujar Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPR RI, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (14/1/2026).
Amran menjelaskan, pelaksanaan rehabilitasi akan dilakukan secara serentak di ketiga wilayah tersebut. Bahkan, jajaran Kementerian Pertanian dijadwalkan berangkat ke Aceh mulai subuh keesokan hari untuk memastikan program segera berjalan di lapangan.
Baca Juga: Menhut Janji Buka Hasil Audit Izin Pengelolaan Hutan Sumatera Jika Direstui Presiden
"Subuh besok kami akan berangkat ke Aceh. Program ini akan dilaksanakan secara bersamaan di tiga lokasi," katanya.
Dia menuturkan, sasaran rehabilitasi mencakup lahan pertanian dengan tingkat kerusakan ringan, sedang, hingga berat akibat banjir. Namun, pemerintah memprioritaskan lahan dengan kerusakan ringan dan sedang agar aktivitas produksi dan mata pencaharian petani dapat segera pulih.
Menurutnya, percepatan rehabilitasi ini menjadi langkah penting untuk memulihkan produksi pangan nasional sekaligus menjaga ketahanan pangan di tengah dampak bencana alam yang meluas di Sumatera.
"Kami prioritaskan yang rusak ringan dan sedang terlebih dahulu supaya masyarakat bisa segera kembali bekerja seperti sedia kala," ucapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









