Akurat

Kemenag Resmi Luncurkan PMB PTKIN 2026, 36 Kampus Unggul Siap Tampung Mahasiswa Inklusif

Herry Supriyatna | 22 Desember 2025, 18:00 WIB
Kemenag Resmi Luncurkan PMB PTKIN 2026, 36 Kampus Unggul Siap Tampung Mahasiswa Inklusif

AKURAT.CO Kementerian Agama (Kemenag) resmi meluncurkan tahapan Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PMB PTKIN) Tahun 2026 di Jakarta, Senin (22/12/2025).

Peluncuran dilakukan secara simbolis oleh Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar.

PMB PTKIN 2026 mengusung tema “Pendidikan Islam Ramah Difabel”, sebagai bentuk komitmen perguruan tinggi keagamaan Islam dalam menghadirkan akses pendidikan tinggi yang inklusif dan berkeadilan.

Dalam sambutannya, Menag menegaskan bahwa PTKIN harus menjadi institusi pendidikan yang ramah dan terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.

“Tahun 2026 ini kita pertegas bahwa tidak boleh ada calon mahasiswa yang terhambat mimpinya karena keterbatasan fisik. Semangat inklusivitas ini merupakan manifestasi nilai-nilai Islam yang memanusiakan manusia,” ujar Nasaruddin.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno menyampaikan, PMB PTKIN 2026 merupakan hasil transformasi sistem seleksi SPAN dan UM-PTKIN yang kini dirancang lebih adaptif terhadap kebutuhan mahasiswa difabel sejak tahap pendaftaran.

“Kami memperkenalkan sistem pemetaan disabilitas dan rekomendasi peminatan agar kampus dapat menyiapkan skema pendampingan yang tepat sejak awal, sehingga proses pembelajaran berjalan optimal,” jelasnya.

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Sahiron, berharap berbagai inovasi yang dilakukan Panitia Nasional PMB PTKIN dapat menjaring calon mahasiswa berkualitas.

Baca Juga: Penataan Distribusi Kunci Turunkan Harga MinyaKita Jadi Rp15.700

“Semoga PMB PTKIN 2026 melahirkan mahasiswa yang unggul dan dapat dididik secara optimal, sehingga ilmunya bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, serta bangsa dan negara,” ujarnya.

Berdasarkan data Panitia Nasional PMB PTKIN dan rilis sejumlah Universitas Islam Negeri (UIN), tren program studi favorit pada tahun akademik sebelumnya masih didominasi bidang Pendidikan, Ekonomi Syariah, dan Psikologi.

Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) secara konsisten menjadi prodi dengan jumlah pendaftar terbanyak di hampir seluruh jalur seleksi.

Sebagai contoh, pada jalur UM-PTKIN 2025, PAI tercatat sebagai prodi paling diminati dengan 1.473 pendaftar, mengungguli Ekonomi Syariah dan Komunikasi Penyiaran Islam.

Daya tarik PMB PTKIN 2026 juga ditopang kualitas institusi. Dari total 59 PTKIN di Indonesia, sebanyak 36 kampus telah meraih akreditasi Unggul, atau lebih dari 60 persen secara nasional.

PMB PTKIN 2026 dibuka melalui dua jalur utama, yakni:

1. Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN-PTKIN)

Jalur seleksi tanpa ujian tulis berbasis prestasi akademik dan non-akademik:

  • Pengisian PDSS (sekolah): 5 Januari–7 Februari 2026

  • Pendaftaran siswa: 11–28 Februari 2026

  • Pengumuman hasil: 7 April 2026
    Penilaian SPAN-PTKIN kini turut mempertimbangkan Tes Kompetensi Akademik (TKA) untuk meningkatkan objektivitas.

2. Ujian Masuk (UM-PTKIN)

Jalur seleksi berbasis ujian menggunakan Sistem Seleksi Elektronik (SSE):

  • Pendaftaran: 13 April–30 Mei 2026

  • Pelaksanaan ujian: 8–14 Juni 2026

  • Pengumuman hasil: 30 Juni 2026

Panitia Nasional juga memperbarui sistem SSE dengan fitur aksesibilitas yang lebih ramah bagi peserta penyandang disabilitas.

Baca Juga: Penyebab, Tokoh dan Pengaruh Global Imperialisme Modern Abad 19

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.