Akurat

Hari Ini Tanggal Berapa Hijriah? Cek Kalender Islam 16 Desember 2025

Titania Isnaenin | 16 Desember 2025, 11:30 WIB
Hari Ini Tanggal Berapa Hijriah? Cek Kalender Islam 16 Desember 2025

AKURAT.CO Perhitungan kalender Hijriah untuk tanggal 16 Desember 2025 menunjukkan adanya perbedaan antara Kementerian Agama (Kemenag) dan Muhammadiyah​. ​

Menurut Kemenag, 16 Desember 2025 bertepatan dengan 25 Jumadil Akhir 1447 Hijriah.

​Sementara itu, berdasarkan perhitungan Muhammadiyah dengan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), 16 Desember 2025 adalah 26 Jumadil Akhir 1447 Hijriah.

Baca Juga: Cuaca Jakarta Hari Ini, 16 Desember 2025: BMKG Ungkap Potensi Hujan dan Panas Terik

Perbedaan Penanggalan Hijriah

​Penanggalan Hijriah dan Masehi memiliki sistem perhitungan yang berbeda. ​

Kalender Masehi mendasarkan penghitungannya pada peredaran Bumi mengelilingi Matahari, sedangkan kalender Hijriah mengacu pada peredaran Bulan mengelilingi Bumi.

​Perbedaan acuan ini menyebabkan jumlah hari dalam setahun pada kedua kalender tersebut tidak sama. ​

Kalender Islam umumnya memiliki 354-355 hari, berbeda dengan kalender Masehi yang memiliki 365-366 hari.

Baca Juga: Profil Resbob, YouTuber Viral yang Ditangkap Polisi Terkait Konten Ujaran Kebencian

Tanggal 16 Desember 2025 Menurut Kemenag

​Berdasarkan konversi kalender Hijriah 2025 yang disusun oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI, Selasa (16/12/2025), bertepatan dengan tanggal 25 Jumadil Akhir 1447 H.

​Bulan Desember 2025 sendiri mencakup dua bulan Hijriah, yakni Jumadil Akhir dan Rajab. ​Kemenag juga merilis kalender Hijriah 2025 sebagai acuan resmi.

Tanggal 16 Desember 2025 Menurut Muhammadiyah

​Muhammadiyah menggunakan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang berlaku mulai 1447 H. ​Berdasarkan KHGT, 1 Jumadil Akhir 1447 H jatuh pada Jumat, 21 November 2025.

​Dengan demikian, 16 Desember 2025 menurut Muhammadiyah adalah 26 Jumadil Akhir 1447 H. ​

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.