Baznas Kurban 3.582 Kambing dan Domba di 43 Titik, Disalurkan ke Seluruh Wilayah Indonesia

AKURAT.CO Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI, menyediakan 3.582 setara kambing dan domba untuk kurban di Iduladha 1446 Hijriah. Tahun ini, penyembelihan dilakukan di 43 titik Balai Ternak Baznas, yang tersebar di berbagai wilayah.
Ketua Baznas RI, Noor Achmad, penyembelihan hewan kurban ini sebagai bagian dari upaya memberdayakan peternak mustahik, dan memastikan distribusi daging kurban yang merata hingga pelosok negeri. Kegiatan ini pun bukan hanya menjalankan syariat Islam, namun juga syarat nilai sosial dan kemanusiaan.
"Baznas RI kali ini akan menyembelih cukup banyak sekali, masih berkembang terus. Selain dari mitra BAZNAS, hewan ternak untuk Iduladha tahun ini disediakan oleh Balai Ternak kita sebanyak 3.582 setara kambing dan domba," kata Noor Achmad, dikutip Sabtu (7/6/2025).
Baca Juga: PGN Salurkan 995 Hewan Kurban pada Iduladha 2025
Menurutnya, Pelibatan Balai Ternak BAZNAS juga bertujuan memberdayakan peternak lokal binaan BAZNAS, yang tersebar di berbagai provinsi di Indonesia.
"Dari situ maka kita ketahui bahwa ibadah kurban ini bagi kita semuanya tidak hanya untuk manfaat pribadi, tapi sekaligus juga untuk manfaat para peternak-peternak kita di seluruh Indonesia," ucapnya.
"Dari sembelihan tersebut insya Allah nanti kita akan bagi ke seluruh pelosok tanah air Indonesia, karena prinsip kita adalah pemerataan, jadi jangan sampai hanya daerah-daerah tertentu yang merasakan daging kurban ini. Kita akan menyebarkan di seluruh Indonesia khususnya di wilayah 3T," jelasnya.
Noor Achmad menambahkan, melalui momen Iduladha ini Baznas ingin terlibat secara aktif bersama pemerintah dalam rangka untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem dan stunting.
"Oleh karena itu kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh mudhohi di seluruh Indonesia yang telah mempercayakan kurbannya melalui Baznas Republik Indonesia. Demikian juga khususnya kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh mitra yang telah mempercayakan juga penyerahan hewan kurbannya melalui Baznas Republik Indonesia," ucapnya.
Sementara itu, Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, mengatakan bahwa sebanyak 35 ekor domba dan kambing disembelih di Balai Ternak Baznas Cimande.
Daging dari hewan-hewan tersebut, didistribusikan kepada masyarakat yang tinggal di kawasan Bantargebang. Meski lokasi penyembelihan cukup jauh dari titik distribusi, kualitas daging tetap terjaga dengan baik.
Baca Juga: DPD RI Gelar Pemotongan Hewan Kurban Iduladha 1446 H, Bagikan Daging ke Masyarakat Sekitar
"Kami menyembelih di balai ternak binaan karena dari segi kualitas, hewannya sehat dan terstandarisasi. Insya Allah daging yang sampai ke warga Bantargebang tetap dalam kondisi baik," ujar Saidah.
Menurutnya, pemilihan Bantargebang sebagai lokasi distribusi dilakukan bukan tanpa alasan. Baznas menilai, wilayah ini masih termasuk kategori yang sangat membutuhkan, terutama dalam hal akses terhadap sumber protein hewani.
"Ini bukan kali pertama kami distribusi di sini. Wilayah ini memang sesuai dengan kriteria penerima manfaat zakat dan sedekah. Kami melihat secara langsung bahwa warga masih sangat membutuhkan daging kurban," lanjutnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Kurban Berkah Baznas 2025, Dian Anita, menyampaikan proses pendistribusian tetap terkoordinasi dengan baik. Tidak ada keluarga yang menerima lebih dari satu kali, dan dipastikan semuanya adil dan proporsional.
Tak hanya saat Iduladha, Baznas juga secara rutin menyalurkan bantuan ke wilayah ini, terutama selama Ramadhan. Bantuan lainnya termasuk makanan siap saji melalui program Bank Makanan.
"Gizi adalah salah satu indikator utama kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, kami terus berupaya hadir melalui bantuan pangan, termasuk saat hari raya maupun hari biasa," ucapnya.
Dian berharap, daging kurban yang didistrubusikan dapat memberikan manfaat bagi keluarga mustahik di Hari Raya Iduladha ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









