Cegah Peredaran Narkoba, BAZNAS RI Gandeng BNN Perkuat Pemberdayaan Masyarakat

AKURAT.CO Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dan Badan Narkotika Nasional (BNN) RI menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS), untuk mengoptimalisasi penghimpunan zakat di lingkungan BNN.
Kerja sama ini untuk memperkuat program pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pengentasan kemiskinan, khususnya di kawasan rawan narkotika.
Deputi I BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, H. Mohamad Arifin Purwakananta, menilai kolaborasi antara BAZNAS dan BNN menjadi langkah penting dalam memperluas jangkauan zakat, serta mengoptimalkan manfaatnya bagi masyarakat yang membutuhkan.
Baca Juga: Baznas Salurkan Bantuan dan Tim Evakuasi di Ponpes Al Khoziny yang Ambruk
"BAZNAS berkomitmen memberikan fasilitasi dan pelayanan terbaik agar zakat yang ditunaikan oleh semua masyarakat, termasuk para pegawai BNN dapat disalurkan secara tepat sasaran dan membawa dampak nyata bagi para mustahik," kata dia dalam keterangannya, Rabu (8/10/2025).
Dia menekankan, BAZNAS berpegang pada prinsip 3A dalam pengelolaan zakat, yaitu aman syariah, aman regulasi, dan aman NKRI. Dia berharap dapat mendorong masyarakat, agar berdaya secara ekonomi sekaligus mempersempit ruang bagi penyalahgunaan narkotika.
"Seluruh kegiatan BAZNAS dilaksanakan sesuai syariah, mematuhi regulasi, serta mendukung tujuan negara. Dana zakat yang dihimpun tidak digunakan untuk kepentingan negara, tetapi untuk membantu negara membangun kesejahteraan masyarakat," jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Utama BNN RI, Irjen Pol. Tantan Sulistyana, menilai kerja sama dengan BAZNAS merupakan langkah penting dalam memperkuat strategi penanggulangan narkotika melalui pendekatan sosial dan ekonomi.
Menurutnya, permasalahan narkotika di Indonesia sangat kompleks sehingga membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, termasuk lembaga seperti BAZNAS.
"Banyak masyarakat di daerah rawan narkotika yang menganggur dan tidak memiliki pekerjaan, sehingga rentan direkrut oleh jaringan pengedar. Melalui dukungan BAZNAS, mereka dapat memperoleh pelatihan dan bantuan ekonomi agar mandiri serta terhindar dari rayuan para bandar narkoba," kata Tantan.
Baca Juga: Bappenas Raih Dua Penghargaan di Ajang BAZNAS Awards 2025
Dia menjelaskan, di lingkungan BNN terdapat potensi besar untuk mendukung program zakat, dengan sekitar 5.600 ASN dan 4.000-an personel mitra, sehingga totalnya sekitar 10.000 pegawai. Potensi ini diharapkan dapat dimaksimalkan untuk mendukung penghimpunan zakat melalui BAZNAS.
Pihaknya berharap, zakat yang dihimpun dapat memperkuat berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat, termasuk mendukung program P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika), khususnya bagi masyarakat miskin di kawasan rawan narkotika.
Sebagai bentuk komitmen, BNN juga siap memfasilitasi kegiatan sosialisasi zakat bagi seluruh pegawai di 34 provinsi dan 182 kabupaten/kota.
"Kami siap memfasilitasi sosialisasi baik secara langsung maupun hybrid. Saya sendiri akan menjadi yang pertama menunaikan zakat melalui virtual account, dan saya berharap langkah ini dapat diikuti para pejabat serta seluruh pegawai BNN," kata Tantan.
Dia menegaskan, sinergi ini tidak berhenti pada penghimpunan zakat, tetapi juga berkembang menjadi kerja sama di bidang sosial, dakwah, dan pemberdayaan ekonomi umat.
"Semoga kolaborasi ini menjadi pintu masuk bagi upaya bersama dalam membangun masyarakat yang sejahtera, produktif, dan bebas narkotika," ucapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









