Aliansi Warga Desak PAN Copot Bebizie Sri Mulyati dari Kursi DPRD Jakarta

AKURAT.CO Aliansi Warga Jakarta Peduli Demokrasi (AWJPD) mendesak Partai Amanat Nasional (PAN) mencopot Bebizie Sri Mulyati dari kursinya Anggota DPRD Provinsi Jakarta.
Ketua Umum AWJPD, Ahmad Iswandi, menilai sikap Bebizie yang kerap memamerkan gaya hidup mewah alias flexing sangat tidak pantas dilakukan seorang wakil rakyat.
"Memamerkan gaya hidup mewah di media sosial dan juga sebagai Anggota DPRD Jakarta sangat tidak terpuji," katanya, kepada wartawan di Jakarta, Senin (8/9/2025).
Baca Juga: Filosofi Keamanan, Halte Senen Sentral Berganti Nama Jadi Jaga Jakarta
Menurut Iswandi, perilaku tersebut menunjukkan Bebizie seolah tidak belajar dari kasus serupa di Senayan.
Padahal, Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, selalu menekankan agar kader-kader partainya bekerja untuk rakyat.
"Seharusnya yang duduk di parlemen, menjaga kesederhanaan, dekat dengan masyarakat dan bekerja untuk konstituen," ujarnya.
Baca Juga: Cek Rute Kereta Cepat Whoosh Jakarta-Surabaya, Waktu Tempuh Hanya 3 Jam
Desakan AWJPD muncul di tengah sorotan publik terkait besarnya tunjangan perumahan bagi Anggota DPRD Jakarta.
Berdasarkan ketetapan yang sudah ada tunjangan perumahan untuk pimpinan DPRD mencapai Rp78,8 juta per bulan, sedangkan anggota DPRD menerima Rp70,4 juta per bulan.
Parlemen Kebon Sirih didatangi Aliansi Mahasiswa Peduli Demokrasi (AMPSI) pada Kamis (4/9/2025).
Baca Juga: Tunjangan Perumahan DPRD Jakarta Rp70 Juta per Bulan, Pramono Anung Diminta Segera Evaluasi
Mereka menggelar unjuk rasa sebagai bentuk kontrol sosial terhadap fasilitas Anggota DPRD Jakarta yang dinilai tidak memiliki rasa empati.
AMPSI menyoroti dua isu utama yakni transparansi tunjangan anggota dewan, terutama dugaan ketidakberesan pengelolaan keuangan di sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Baca Juga: Pramono Anung Targetkan Jakarta Jadi Pusat Olahraga Nasional
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









