Akurat

Frontier Market: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contoh Negara dengan Potensi Investasi Besar

Nurma Nafisa Faradilla | 30 Januari 2026, 10:05 WIB
Frontier Market: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contoh Negara dengan Potensi Investasi Besar

AKURAT.CO Apa itu frontier market? Istilah ini sering muncul di dunia ekonomi dan investasi untuk menggambarkan negara-negara dengan pasar modal yang sudah berkembang dibanding negara paling tertinggal, tetapi belum mencapai status emerging market.

Istilah ini penting diketahui bagi pelaku investasi yang ingin memahami peluang dan risiko pasar global.

Definisi Frontier Market

Frontier market adalah kategori pasar finansial di negara berkembang yang berada di tingkat di bawah emerging market tetapi lebih maju daripada negara yang paling tidak berkembang (least developed countries/LDC).

Baca Juga: IHSG Fluktuatif, Pasar Cemas Isu Potensi Turun ke Frontier Market

Pasar ini memiliki struktur ekonomi dan pasar modal yang relatif kecil, likuiditas rendah, serta akses investasi yang masih terbatas jika dibandingkan dengan pasar negara berkembang yang lebih besar.

Istilah “frontier market” sendiri pertama kali dikenalkan oleh Farida Khambata dari International Finance Corporation (IFC) pada awal 1990-an untuk mengidentifikasi pasar negara berkembang yang memiliki potensi investasi namun belum cukup berkembang secara finansial.

Karakteristik Frontier Market

Frontier market memiliki beberapa ciri khas yang membedakannya dari emerging market dan developed market:

1. Pasar Kapitalisasi Kecil dan Likuiditas Rendah

Saham dan instrumen keuangan di frontier market cenderung memiliki volume perdagangan yang kecil dan kurang likuid dibanding pasar berkembang lainnya.

Baca Juga: Isu Izin Agincourt Resources, IMA Ingatkan Pemerintah Jaga Kepastian Investasi Tambang

2. Akses Terbatas untuk Investor Asing

Kebijakan dan regulasi di beberapa frontier market sering membatasi aliran modal asing, sehingga membuat pasar kurang populer di kalangan investor internasional.

3. Risiko yang Lebih Tinggi

Frontier market biasanya menghadapi risiko politik, ekonomi, hingga volatilitas mata uang yang lebih tinggi, sehingga potensi imbal hasilnya pun besar namun sebanding dengan risiko tersebut.

4. Potensi Pertumbuhan Besar

Meskipun risikonya tinggi, frontier market sering menarik investor jangka panjang karena menawarkan potensi pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat dari negara-negara maju.

Perbedaan dengan Emerging Market

Frontier market dan emerging market sama-sama berada dalam kategori ekonomi berkembang, namun ada perbedaan signifikan.

Emerging market memiliki pasar modal yang lebih besar, likuiditas lebih tinggi, dan lebih banyak menarik investasi asing.

Sedangkan, frontier market lebih kecil dalam ukuran pasar, memiliki infrastruktur finansial yang kurang matang, serta biasanya menawarkan potensi pertumbuhan yang lebih tinggi namun disertai risiko besar.

Baca Juga: KSSK: Permintaan Domestik dan Investasi Dorong Ekonomi 2026

Contoh Negara Frontier Market

Beberapa negara yang sering masuk dalam daftar frontier market menurut lembaga klasifikasi global antara lain:

  • Vietnam
  • Bangladesh
  • Kenya
  • Maroko
  • Bahrain
  • Yordania

Meski demikian, setiap lembaga indeks seperti MSCI atau FTSE memiliki kriteria berbeda dalam mengklasifikasikan negara frontier.

Mengapa Frontier Market Menarik untuk Investor?

Frontier market menarik bagi investor yang mencari diversifikasi portofolio dan potensi imbal hasil jangka panjang karena nilai pasar relatif murah dibanding emerging market.

Selain itu, pertumbuhan ekonomi yang kuat di beberapa frontier market dapat menghasilkan return besar. Adanya peluang yang diversifikasi geopolitik dan demografis melebihi pasar negara maju.

Namun, risiko tinggi seperti volatilitas pasar, tantangan regulasi, dan keterbatasan infrastruktur harus dipertimbangkan secara matang.

Itulah penjelasan mengenai frontier market yang dapat menjadi referensi penting untuk memahami peluang dan risiko pasar investasi di negara berkembang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.