Akurat

Hari Ini Tanggal Berapa Hijriah? Cek Kalender Islam 26 Februari 2026

Titania Isnaenin | 26 Februari 2026, 11:35 WIB
Hari Ini Tanggal Berapa Hijriah? Cek Kalender Islam 26 Februari 2026
Kalender Islam 26 Februari 2026. (Vecteezy)

AKURAT.CO ​Pada tanggal 26 Februari 2026, kalender Hijriah menunjukkan tanggal yang berbeda bergantung pada acuan yang digunakan. ​

Kementerian Agama (Kemenag) dan Muhammadiyah memiliki metode perhitungan yang berbeda, yang memengaruhi penentuan awal bulan dalam kalender Islam. ​

Perbedaan ini penting bagi umat Islam untuk menyesuaikan jadwal ibadah dan hari-hari penting keagamaan.

Penanggalan Hijriah 26 Februari 2026

​​Tanggal 26 Februari 2026 bertepatan dengan 8 Ramadhan 1447 H menurut konversi kalender Hijriah yang disusun oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI​.

Baca Juga: Kemenhub: 401 Bus dan 8 Truk Motor Disiapkan untuk Mudik Gratis 2026

​Bulan Februari 2026 sendiri mencakup dua bulan Hijriah, yaitu Syaban dan Ramadhan. ​Secara spesifik, pada hari Kamis (26/2/2026), tercatat sebagai 8 Ramadhan 1447 H.

​Berbeda dengan Kemenag, Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada 18 Februari 2026. ​Penetapan ini didasarkan pada prinsip Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).

​Dengan demikian, jika 1 Ramadhan 1447 H adalah 18 Februari 2026, maka 26 Februari 2026 akan menjadi 9 Ramadhan 1447 H menurut perhitungan Muhammadiyah.

Perbedaan Sistem Penanggalan Hijriah dan Masehi

​Kalender Hijriah dan Masehi memiliki sistem perhitungan yang berbeda secara fundamental. ​Kalender Masehi, yang termasuk kategori kalender solar, mendasarkan perhitungannya pada peredaran Bumi mengelilingi Matahari. ​

Satu tahun dalam kalender Masehi dihitung sekitar 365,2222 hari, dan dibagi menjadi 12 bulan. ​Bulan Februari dalam kalender Masehi memiliki 28 hari pada tahun biasa dan 29 hari pada tahun kabisat, yang terjadi setiap 4 tahun sekali, atau setiap 400 tahun untuk tahun abad.

​Sebaliknya, kalender Hijriah, yang termasuk kategori kalender lunar, mengacu pada peredaran Bulan mengelilingi Bumi.

​Panjang satu tahun Hijriah didasarkan pada 12 kali siklus sinodis bulan, atau 12 kali fase bulan yang sama (hilal). ​Rata-rata siklus sinodis Bulan adalah 29,53 hari.

​Oleh karena itu, umur bulan dalam satu bulan Hijriah bervariasi antara 29 atau 30 hari, tergantung pada penampakan hilal pada tanggal 29. ​Akibatnya, jumlah hari dalam satu tahun kalender Hijriah terkadang 354 hari dan terkadang 355 hari, yang berbeda dari kalender Masehi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.