Akurat

Aman dan Minim Risiko, Ini Alasan Reksa Dana Pasar Uang Cocok untuk Pemula

Eko Krisyanto | 24 Desember 2025, 00:00 WIB
Aman dan Minim Risiko, Ini Alasan Reksa Dana Pasar Uang Cocok untuk Pemula

AKURAT.CO Saat ini, investasi menjadi salah satu cara penting untuk menyiapkan tabungan masa depan. Melalui investasi, seseorang berpeluang memperoleh keuntungan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Di antara berbagai instrumen yang tersedia, reksa dana pasar uang kerap dipilih karena memiliki tingkat risiko yang relatif rendah dibandingkan jenis investasi lain, seperti saham atau reksa dana saham.

Reksa dana pasar uang merupakan produk investasi yang menempatkan dana pada instrumen keuangan jangka pendek, seperti deposito, surat berharga negara (SBN), serta obligasi dengan jangka waktu kurang dari satu tahun.

Karakteristik tersebut membuat fluktuasi nilainya cenderung stabil dan aman bagi investor.

Dengan risiko rendah dan likuiditas tinggi, reksa dana pasar uang menjadi pilihan ideal bagi investor pemula yang mengutamakan keamanan dan fleksibilitas.

Tidak hanya itu, instrumen ini juga cocok bagi investor berpengalaman yang ingin menyimpan dana sementara sebelum dialihkan ke investasi dengan potensi imbal hasil dan risiko yang lebih tinggi.

Baca Juga: 7 Strategi Riset UI/UX yang Wajib Dikuasai agar Desain Tidak Gagal di Pasar

Keuntungan Reksa Dana Pasar Uang

1. Risiko Lebih Rendah

Dibandingkan saham atau reksa dana jenis lain, reksa dana pasar uang memiliki tingkat risiko yang lebih rendah.

Dana investor ditempatkan pada instrumen keuangan jangka pendek yang relatif stabil dan minim gejolak harga.

2. Likuiditas Tinggi

Reksa dana pasar uang mudah dicairkan kapan saja tanpa penalti besar. Tingkat likuiditas yang tinggi ini membuat investor dapat mengakses dana dengan cepat sesuai kebutuhan.

3. Imbal Hasil Stabil

Meski tidak menawarkan return setinggi saham, imbal hasil reksa dana pasar uang cenderung stabil dan kompetitif jika dibandingkan dengan deposito.

Hal ini menjadikannya pilihan menarik bagi investor yang mengutamakan kestabilan.

4. Bebas Pajak atas Keuntungan

Berbeda dengan bunga deposito yang dikenakan pajak, keuntungan dari reksa dana pasar uang tidak dipotong pajak tambahan, sehingga hasil investasi dapat dinikmati secara optimal.

5. Tanpa Biaya Administrasi

Sebagian besar reksa dana pasar uang tidak membebankan biaya administrasi untuk pembelian. Keunggulan ini sangat membantu investor pemula yang ingin berinvestasi secara efisien dengan modal terbatas.

Cara Memilih Reksa Dana Pasar Uang yang Tepat

Periksa Kinerja Historis

Perhatikan kinerja return dalam satu hingga tiga tahun terakhir untuk menilai konsistensi pengelolaan dana oleh manajer investasi.

Baca Juga: Kecaman Indonesia ke Israel Bukan Kebencian, tapi Amanat Konstitusi

Pilih Produk dari Manajer Investasi Terpercaya

Pastikan reksa dana dikelola oleh manajer investasi yang memiliki reputasi baik dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Investor dapat mengaksesnya melalui platform investasi tepercaya seperti Bibit, Bareksa, Ajaib, dan lainnya.

Cek Komposisi Portofolio

Pastikan mayoritas dana ditempatkan pada instrumen berkualitas, seperti:

  • Deposito berjangka di bank terpercaya

  • Obligasi jangka pendek dengan peringkat tinggi

  • Surat Berharga Negara (SBN) atau SBI

Perhatikan Biaya dan Fee

Bandingkan expense ratio antar produk reksa dana pasar uang. Umumnya, biaya pengelolaan berkisar antara 1–2 persen per tahun. Biaya yang lebih efisien dapat membantu memaksimalkan keuntungan.

Mulai dengan Nominal Kecil

Bagi pemula, disarankan memulai investasi dengan nominal kecil terlebih dahulu untuk memahami mekanisme dan karakteristik produk sebelum menambah dana secara bertahap.

Laporan: Nadia Nur Anggraini/magang

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.