Akurat

Arthur Laffer Usul Flat Tax dan Batasi Peran Negara demi Pertumbuhan Ekonomi

Demi Ermansyah | 18 Juni 2025, 17:55 WIB
Arthur Laffer Usul Flat Tax dan Batasi Peran Negara demi Pertumbuhan Ekonomi

AKURAT.CO Ekonom senior Amerika Serikat, Arthur Laffer, mengusulkan agar Indonesia mempertimbangkan kebijakan flat tax atau tarif pajak tetap untuk semua kelompok pendapatan sebagai strategi mencapai kemakmuran.

Menurut Laffer, sistem ini akan menciptakan netralitas pajak, memperluas basis pajak, serta mendorong pertumbuhan investasi dan bisnis.

“Flat tax sangat penting karena tidak mendiskriminasi orang-orang sukses. Anda perlu sistem dengan tarif rendah, berbasis luas, dan netral,” ujar Laffer saat berbicara di forum Economic Update 2025 di Jakarta, Rabu (19/6/2025).

Baca Juga: Beri Diskon Besar-besaran, Pramono Ajak Warga Taat Bayar Pajak: Tak Ada Lagi yang 'Kebal Pajak'

Laffer juga mengkritik peran pemerintah yang dinilainya terlalu dominan dalam sektor ekonomi.

Oleh karena itu dirinya menyarankan agar pemerintah melakukan penghematan anggaran, membatasi regulasi, dan lebih banyak memberikan ruang kepada sektor swasta untuk bergerak.

“Biarkan sektor swasta melakukan semua yang mereka bisa. Pemerintah hanya perlu hadir di sektor-sektor yang benar-benar dibutuhkan,” tegasnya.

Baca Juga: HUT Jakarta ke-498, Pramono Beri Diskon Pajak Sektor Hotel dan Restoran hingga 50 Persen

Usulan Laffer tersebut menuai respons kritis dari Menteri Keuangan Sri Mulyani, yang menilai kebijakan flat tax justru mengabaikan realitas ketimpangan pendapatan di Indonesia. Perdebatan ini mencerminkan perbedaan tajam antara pendekatan neoliberalisme fiskal dan kebijakan distribusi progresif yang kini dipegang pemerintah Indonesia.

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.