Heboh Kasus Promosi Judi Online Lewat TikTok, Ini 7 Cara Mencegah agar Para Remaja Tidak Terlibat

AKURAT.CO Media sosial TikTok diramaikan dengan kegiatan salah satu akun @Sadbor86.
Akun tersebut viral setelah belasan orang melakukan siaran langsung (live) joget TikTok untuk mendapatkan gift.
Pada Kamis (31/10/2024) lalu, sang pemilik akun Gunawan alias Gunawan Sadbor ditangkap polisi.
Seleb TikTok itu terindikasi menyisipkan promosi judi online ketika melakukan live joget.
Kasus ini menimbulkan keprihatinan yang bisa berdampak pada kalangan anak-anak muda.
Semakin majunya perkembangan internet, mempermudah para remaja dalam mengakses dan melihat berbagai platform judi online.
Tingginya angka remaja dalam mengakses situs judi online memerlukan tindakan berkelanjutan dari pemangku kebijakan.
Baca Juga: Wacana Pajak Judi Online, Madu Atau Racun?
Berikut ini tujuh cara mencegah remaja terjerat judi online alias judol:
1. Edukasi bahaya judi online
Sekolah dan guru sebaiknya memasukkan materi mengenai bahaya judi online ke dalam kurikulum pendidikan.
Materi ini harus mencakup dampak negatif dari judi online, baik secara fisik, mental, sosial maupun finansial, agar siswa dapat memahami risiko yang ada sejak dini.
Selain itu, kegiatan seperti seminar yang melibatkan psikolog serta ahli lainnya dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang risiko judi online.
2. Pengawasan orang tua dan guru
Orang tua dan guru perlu berperan aktif dalam mengawasi aktivitas siswa saat menggunakan gadget.
Penggunaan aplikasi pengawasan internet dapat membantu memantau situs-situs yang dikunjungi oleh siswa.
3. Penerapan kebijakan sekolah
Sekolah harus menerapkan aturan ketat terkait penggunaan perangkat elektronik selama jam belajar.
Sekolah memberikan sanksi tegas bagi siswa yang terlibat judi online untuk memberikan efek jera.
4. Penyuluhan dan seminar
Mengadakan penyuluhan atau seminar secara berkala dengan menghadirkan narasumber yang kompeten untuk membahas bahaya judi online dan cara menghindarinya sangat penting.
Materi visual seperti video, poster dan infografis sebaiknya digunakan untuk menjelaskan dampak negatif judi online dengan cara yang mudah dipahami oleh siswa.
Baca Juga: Enggan Komentari Kelalaian Budi Arie, DPR Serahkan Kasus Judi Online di Komdigi ke Kepolisian
5. Berikan aktivitas positif
Mendorong siswa untuk terlibat dalam kegiatan ekstrakurikuler seperti olahraga, seni dan klub akademis, baik di sekolah maupun luar sekolah dapat membantu mengalihkan perhatian mereka dari aktivitas negatif seperti judi online.
6. Libatkan peran keluarga
Komunikasi yang baik dalam keluarga sangat penting.
Dengan membangun komunikasi yang kuat antara anggota keluarga, siswa dapat mendiskusikan masalah yang mereka hadapi, sehingga dapat mencegah keterlibatan mereka dalam aktivitas negatif.
7. Kampanye anti judi online
Pemerintah dapat meluncurkan kampanye anti judi online di media sosial dengan konten menarik dan informatif untuk menjangkau siswa secara luas.
Kerja sama dengan lembaga atau publik figur yang memiliki pengaruh di kalangan pelajar juga dapat meningkatkan efektivitas kampanye tersebut. (Queenadia Syahrani)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









