Begini Respons Alexander KPK Soal Tantangan Megawati Soekarnoputri
Oktaviani | 8 Juli 2024, 20:55 WIB

AKURAT.CO Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata, emoh menanggapi pernyataan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, soal kasus korupsi Harun Masiku.
"Saya tidak akan menjawab terkait persoalan itu," ujar Alex di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (8/7/2024).
Megawati sebelumnya meminta penyidik KPK memeriksa dirinya sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi Harun Masiku.
Megawati pun mengaku siap menemui AKBP Rossa Purba Bekti dalam kasus korupsi Harun Masiku.
Baca Juga: Rocco Dog Food Ajak Pecinta Anjing Dukung Kesejahteraan Hewan Lewat Rocco's Bark Day Fun Run
Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Bidang Reformasi Sistem Hukum Nasional, Ronny Talapessy, mengatakan, pernyataan ketum partainya agar penyidik KPK bernama Rossa Purbo Bekti menghadap, merupakan salah satu bentuk kritik.
"Itu cara Bu Mega mengkritik penyidik Rossa yang bertugas tidak profesional. Menjebak saudara Kusnadi, tidak membolehkan Kusnadi didampingi pengacara, dan merampas properti partai," ujar Ronny kepada Akurat.co, Senin (8/7/2024).
Menurut Ronny, banyak pihak yang melihat pemeriksaan dan tindakan penyidik Rossa seperti memaksa.
Dia pun mengingatkan agar penyidik tidak menggunakan kewenangan hukum sebagai seorang penyidik untuk tujuan-tujuan lain.
Baca Juga: Viral Firli Bahuri Main Badminton Bareng Minions, Pengacara: Bukan Perbuatan Melanggar Hukum
"Kita semua juga tahu bahwa di tubuh KPK ada persoalan dengan loyalitas ganda sesuai institusi asal penyidik. Ini juga diakui pimpinan KPK. Dan ini rawan disusupi kepentingan-kepentingan lain," kata dia.
Dirinya mengatakan, bagi PDI Perjuangan, rangkaian pemeriksaan terhadap Sekjen Hasto Kristiyanto dan stafnya, Kusnadi sangat terasa unsur politis. Apalagi, Hasto belakangan kerap mengkritik pemerintah yang sedang berkuasa.
Dalam perkara tersebut, dirinya meyakini tidak ada uang negara yang dikorupsi. Tetapi, mengapa KPK memperlakukan kedunya dengan cara seperti itu.
"Sementara koruptor triliunan tidak diperlakukan seperti ini," kata Ronny.
Ronny berpesan agar komisi antirasuah menyelesaikan setiap proses hukum dengan profesional dan sesuai aturan.
Dirinya juga berharap Dewan Pengawas (Dewas) KPK yang dilayangkan pihaknya segera diproses.
"Kita masih menunggu dan berharap laporan kami ke Dewas segera diproses, juga update balasan surat dari KPK untuk Komnas HAM. Yang penting kami minta ayo selesaikan saja proses ini dengan profesional, sesuai aturan," jelasnya.
Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri, mengungkap keinginan bertemu dengan Rossa.
Karena Rossa telah menyita ponsel Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, saat diperiksa KPK.
"Saya berani kalau umpamanya suruh datang ke sini Rossa, suruh datang ngadepin aku," kata Megawati dalam acara di Sekolah Partai PDIP di Jakarta, Jumat (5/7/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









