Capim KPK Ali Imron Dapat Restu Tokoh Masyarakat Jateng

AKURAT.CO Calon pimpinan KPK, Moch Ali Imron, memenuhi undangan Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Jenderal (Purn) Wiranto, dalam sarasehan tokoh Jawa Tengah.
Dalam kesempatan itu, Ali Imron mendapat restu tokoh-tokoh Jateng untuk menjadi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi ke depan.
"Alhamdulillah, bisa memenuhi undangan Pak Wiranto dan direstui tokoh-tokoh Jawa Tengah untuk mengikuti seleksi capim KPK ini. Bersama Perkumpulan Perantau Jakarta kami tetap guyub gayeng sak lawase," kata Ali Imron dalam keterangan kepada wartawan, Selasa (30/7/2024).
Dosen STIE Kusuma Negara, Jakarta, itu mengaku telah siap menghadapi tes tertulis capim KPK yang akan digelar di Pusat Pengembangan Kompetensi ASN Kemensetneg, Jakarta, pada Rabu (31/7/2024).
Baca Juga: Lantik Panwaslih Aceh, Bawaslu Ingatkan Jajaran Tegakkan Kode Etik Penyelenggara Pemilu
Pria kelahiran Grobogan, 27 Juni 1971 itu, mengaku tidak mempersiapkan secara khusus untuk menghadapi setiap tahapan seleksi capim KPK ini.
Hanya saja, lanjut Ali Imron, dirinya akan memperbesar ruang pencegahan tindak pidana korupsi melalui sektor pendidikan.
"Untuk tes tulis nanti ya kita hadapi saja. Tak perlu ada persiapan khusus. Namun yang pasti, untuk memberantas korupsi di negeri ini kita harus tanamkan pendidikan antikorupsi sejak dini di bangku sekolah," jelasnya.
Doktor lulusan Universitas Islam Nusantara itu mengaku ingin mengembalikan pendidikan akhlak dan budi pekerti pada kurikulum di sekolah.
Baca Juga: Starbucks 'Hilang' dari Daftar Boikot BDS Indonesia, Kenapa?
Ali Imron akan menggandeng Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Riset Teknologi (Kemendikbudristek) serta Kementerian Agama agar bisa menanamkan pendidikan akhlak dan budi pekerti kepada peserta didik.
"Kurikulum yang sudah hilang dari peredaran yakni akhlak dan budi pekerti harus dikembalikan ke sekolah. Anak-anak mulai dari usia dini tidak usah diajarkan yang lain, berikan pendidikan akhlak dan budi pekerti saja dulu. Karena saya melihat, korupsi yang terjadi di mana-mana ini karena akhlak dan budi pekerti yang hilang," paparnya.
Sementara itu, Jenderal TNI (Purn) Wiranto menyampaikan selamat atas lolosnya Ali Imron dalam seleksi administrasi capim KPK.
Menurutnya, setiap tokoh Jateng harus bisa menjadi pemimpin di negeri ini dalam segala sektor.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-19 Juara ASEAN Championship, Erick Thohir Optimistis dengan Talenta Garuda
"Saya berharap yang pada hadir di Pendopo Joglo ini semua bisa menjadi penggede untuk memimpin di daerah atau nasional," katanya dalam sarasehan bertajuk "Kolaborasi Perantau demi Membantu Sesama dan Memajukan Jawa Tengah".
Menurut Wiranto, tokoh-tokoh asal Jateng harus tetap menjaga kerukunan antarsuku bangsa.
Terlebih, saat ini akan menghadapi Pilkada 2024 yang akan berdampak adanya friksi dengan sesama anak bangsa.
"Jawa Tengah merupakan pusat budaya guyub rukun ada di kita. Maka mari kita jaga persatuan dan kesatuan, yang mana kita kemarin dihadapkan dengan arena pilihan pilpres dan pileg, sebentar lagi kita ada pilihan kepala daerah. Dan saya berharap kita jangan sampai menganggu keguyuban kita sebagai anggota Paguyuban Jawa Tengah," tandas Wiranto.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









