Akurat

Link Video Perselingkuhan Bimo Aryo Trending, Begini Saran Islam Jika Anda Melihatnya

Fajar Rizky Ramadhan | 5 November 2024, 07:00 WIB
Link Video Perselingkuhan Bimo Aryo Trending, Begini Saran Islam Jika Anda Melihatnya

AKURAT.CO Belakangan ini, media sosial dihebohkan dengan beredarnya video yang diduga menampilkan kasus perselingkuhan yang melibatkan Bimo Aryo.

Peristiwa ini menarik perhatian publik, membuatnya menjadi tren di berbagai platform.

Namun, di tengah sensasi tersebut, penting bagi kita sebagai umat Islam untuk memahami bagaimana agama kita mengajarkan sikap yang seharusnya diambil ketika melihat atau mendengar peristiwa seperti ini.

Islam memiliki panduan yang jelas mengenai cara bersikap terhadap fitnah, gosip, dan berita yang berpotensi membawa dampak negatif pada hati dan pikiran kita.

Allah berfirman dalam Surah Al-Hujurat ayat 12, "Wahai orang-orang yang beriman, jauhilah banyak dari prasangka (kecurigaan), sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa. Dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah salah seorang di antara kamu suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat, Maha Penyayang." 

Ayat ini memberikan peringatan kepada kita untuk tidak terjerumus dalam prasangka buruk atau mencari-cari kesalahan orang lain, yang dalam konteks ini termasuk menikmati atau menyebarkan konten yang menjurus pada aib orang lain.

Baca Juga: Video Syur Perselingkuhan Bimo Aryo Tejo dan Maela Asila Dibongkar Istri Sah, Bagaimana Ketentuannya dalam Islam?

Islam menekankan pentingnya menjaga kehormatan sesama dan menghindari fitnah yang hanya akan memecah belah umat.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam juga bersabda dalam hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, "Barangsiapa menutup aib seorang muslim, maka Allah akan menutup aibnya di dunia dan di akhirat." 

Hadits ini menunjukkan pentingnya sikap menjaga aib orang lain, karena kita juga memiliki kekurangan yang tidak ingin diketahui oleh orang lain. Allah SWT menjanjikan balasan kebaikan bagi mereka yang menjaga kehormatan saudaranya.

Selain itu, Islam mengajarkan agar kita menjaga pandangan dari hal-hal yang tidak bermanfaat atau bisa membahayakan hati kita.

Allah berfirman dalam Surah An-Nur ayat 30, "Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: 'Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.'" 

Ayat ini mengingatkan kita bahwa menahan pandangan dari hal-hal yang diharamkan atau dapat merusak hati adalah bagian dari kebersihan jiwa.

Baca Juga: Perselingkuhan Bimo Aryo Tejo dan Maela Asila Viral, Ini Larangan Selingkuh dalam Islam

Berkaitan dengan fenomena video yang memuat potongan-potongan yang dianggap aib atau privasi orang lain, Islam menganjurkan untuk tidak ikut menyebarkan atau bahkan menontonnya.

Ketika kita terlibat dalam menonton atau membagikan konten tersebut, secara tidak langsung kita turut berpartisipasi dalam menyebarkan keburukan.

Hal ini berpotensi membawa dosa dan mengeraskan hati, serta menjauhkan kita dari rahmat Allah.

Dalam Al-Qur'an Surah Al-Maidah ayat 2 disebutkan, "Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya."

Berdasarkan panduan ini, Islam mendorong kita untuk menghindari tindakan yang bisa mencemarkan atau merugikan orang lain.

Sebaliknya, kita diajarkan untuk mengingatkan diri sendiri tentang pentingnya menahan diri dari godaan untuk mengetahui atau menyebarkan aib orang lain.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.