Akurat

Perselingkuhan Bimo Aryo Tejo dan Maela Asila Viral, Ini Larangan Selingkuh dalam Islam

Fajar Rizky Ramadhan | 4 November 2024, 06:30 WIB
Perselingkuhan Bimo Aryo Tejo dan Maela Asila Viral, Ini Larangan Selingkuh dalam Islam

AKURAT.CO Perselingkuhan sering kali menjadi isu sensitif yang mengguncang hubungan, baik dalam konteks sosial maupun pribadi.

Belum lama ini, kabar tentang dugaan perselingkuhan antara Bimo Aryo Tejo dan Maela Asila mencuat ke permukaan dan menarik perhatian publik.

Kisah ini menjadi viral, tak hanya karena popularitas tokoh-tokohnya, tetapi juga karena isu perselingkuhan tersebut diduga dilakukan saat istri sah sedang umroh dan anaknya sendiri yang pertama kali mengetahui.

Dalam Islam, perselingkuhan bukanlah hal yang dianggap remeh. Islam dengan tegas melarang tindakan ini, karena dampaknya yang buruk terhadap keluarga, anak-anak, dan masyarakat secara umum. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an surah Al-Isra ayat 32:

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَىٰ إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا

Artinya: "Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk."

Baca Juga: La Nina Berpotensi Muncul di Indonesia, Ini Doa Agar Terhindar dari Dampak Buruknya

Ayat ini menegaskan bahwa perbuatan zina merupakan sesuatu yang harus dihindari, bahkan mendekati perbuatan tersebut saja sudah dilarang.

Dalam konteks perselingkuhan, meskipun tak selalu berujung pada zina, hal itu sering kali merupakan langkah awal yang menggiring pada perbuatan dosa yang lebih besar.

Larangan ini dimaksudkan untuk melindungi kesucian hubungan pernikahan dan menjaga kehormatan setiap individu.

Selain ayat di atas, Nabi Muhammad SAW juga memberikan peringatan keras mengenai bahaya perselingkuhan. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dan Muslim, Nabi SAW bersabda:

لَا يَزْنِي الزَّانِي حِينَ يَزْنِي وَهُوَ مُؤْمِنٌ

Artinya: "Tidaklah seseorang berzina dalam keadaan masih beriman."

Hadits ini menunjukkan bahwa seseorang yang berbuat zina telah kehilangan aspek iman yang penting dalam dirinya, setidaknya selama perbuatan itu berlangsung.

Perselingkuhan, meski tidak sampai berzina, dapat mengikis iman seseorang karena sifatnya yang merusak hubungan dengan Allah dan dengan sesama manusia.

Baca Juga: Tiktoker Gunawan Sadbor Ditangkap Polisi Diduga Promosi Judi Online, Ini Kewajiban Mendapatkan Penghasilan Halal dalam Islam

Dalam pandangan Islam, perselingkuhan bukan hanya tindakan tercela, tetapi juga penghancur rasa percaya dan kasih sayang dalam keluarga.

Ketika seorang suami atau istri berselingkuh, mereka mengkhianati janji suci yang telah diikrarkan dalam pernikahan, yang sejatinya adalah amanah dari Allah.

Karena itu, menjaga kehormatan diri dan menghindari tindakan perselingkuhan adalah bagian dari cara seorang muslim menjaga ketakwaan.

Isu ini menjadi pengingat penting bagi setiap pasangan untuk saling menjaga amanah yang telah diberikan.

Perselingkuhan bukan hanya masalah pribadi tetapi juga menyangkut akhlak, kehormatan, dan nilai-nilai moral dalam kehidupan berumah tangga.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.