Akurat

Akan Jatuh Pada 25 Februari 2024 Mendatang, Begini Dalil-dalil Mengenai Amalan Malam Nisfu Sya’ban

Lufaefi | 21 Februari 2024, 18:45 WIB
Akan Jatuh Pada 25 Februari 2024 Mendatang, Begini Dalil-dalil Mengenai Amalan Malam Nisfu Sya’ban

AKURAT.CO Bulan Sya’ban memiliki sebuah malam istimewa yang jatuh pada hari ke 15, yakni malam Nisfu Sya’ban. Malam yang spesial ini menjadi sebuah momentum yang dimanfaatkan umat muslim untuk memperbanyak beribadah. Sebab pada malam ini, Allah SWT akan membukakan pintu-pintu rahmat serta ampunan-Nya.

Jika dilihat dari penanggalan Masehi, malam Nisfu Sya’ban tahun ini akan jatuh pada tanggal 25 Februari 2024 mendatang.

Perayaan malam Nisfu Sya’ban di Indonesia sendiri biasanya dilakukan dengan meramaikan masjid ataupun melaksanakan amalan-amalan seperti membaca Al-Qur’an dan memperbanyak doa.

Adapun dalil-dalil mengenai amalan-amalan malam Nisfu Sya’ban sebagaimana yang dilansir dari NU Online, adalah sebagai berikut:

1. Hadits mustajabnya berdoa di malam Nisfu Sya’ban

Nabi Muhammad SAW bersabda:

خمس ليال لا ترد فيها دعوة : اول ليلة من رجب وليلة النصف من شعبان وليلة الجمعة و ليلتا العيدين

Artinya: “Ada 5 malam yang tidak akan ditolak berdoa (pada malam-malam tersebut) yaitu : malam pertama bulan Rajab, malam Nisfu Sya'ban, malam Jum'at dan dua malam lebaran (malam Idul Fitri dan Idul Adha)." (H.R. ad-Dailamy dari Abu Umamah r.a).

Baca Juga: 5 Sejarah Penting pada Malam Nisfu Sya'ban, Pada Umumnya Umat Islam Belum Tahu

2. Hadits keistimewaan malam Nisfu Sya’ban

Salah satu keistimewaan malam Nisfu Sya’ban adalah malam dimana diampuninya dosa-dosa yang dimiliki manusia. Hal ini sesuai dengan hadis Nabi Muhammad SAW berikut:

يطلع الله عز و جل الى خلقه ليلة النصف من شعبان فيغفر لعباده الا اثنين : مشاحن وقاتل نفس

Artinya: "Allah Azza wa Jalla akan memandang makhluk (hamba-hamba)Nya pada malam Nisfu Sya'ban. Lalu Dia akan mengampuni dosa hamba-hambaNya itu, kecuali dua orang: yaitu orang yang suka menebar fitnah (termasuk provokasi dan berita hoax) dan yang membunuh jiwa." (H.R. Ahmad dari Abdullah bin Umar r.a).

3. Al-Qur’an Surat Fathir Ayat 10

Ayat ini berisi dalil yang mendasari amalan-amalan malam Nisfu Sya’ban lainnya, seperti membaca surat Yasin sebanyak tiga kali, shalat sunnah mutlaq, serta shalat sunnah tasbih sebagai bentuk ikhtiar agar doa-doa yang telah dilambungkan pada malam Nisfu Sya’ban dapat cepat terangkat ke langit.

Ayat tersebut berbunyi:

مَنْ كَانَ يُرِيْدُ الْعِزَّةَ فَلِلّٰهِ الْعِزَّةُ جَمِيْعًاۗ اِلَيْهِ يَصْعَدُ الْكَلِمُ الطَّيِّبُ وَالْعَمَلُ الصَّالِحُ يَرْفَعُهٗۗ وَالَّذِيْنَ يَمْكُرُوْنَ السَّيِّاٰتِ لَهُمْ عَذَابٌ شَدِيْدٌۗ وَمَكْرُ اُولٰۤىِٕكَ هُوَ يَبُوْرُ

Artinya: “Siapa yang menghendaki kemuliaan (ketahuilah) kemuliaan itu semuanya milik Allah. Kepada-Nyalah akan naik perkataan-perkataan yang baik dan amal saleh akan diangkat-Nya. Adapun orang-orang yang merencanakan kejahatan akan mendapat azab yang sangat keras dan rencana jahat mereka akan hancur.”

Baca Juga: Jual Ginjal untuk Kampanye, Bolehkah dalam Islam?

Demikian dalil-dalil dari amalan yang dapat dilakukan untuk menyambut datangnya malam Nisfu Sya’ban. Malam Nisfu Sya’ban secara istimewa hanya diberikan kepada umat Nabi Muhammad SAW, maka manfaatkan malam yang penuh rahmat ini dengan melakukan hal-hal yang dapat menghasilkan pahala serta ampunan dari Allah SWT.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Lufaefi
Editor
Lufaefi