Jangan Abaikan Gejala Stroke, Ini Penyebab dan Pencegahannya

AKURAT.CO Kondisi di mana satu sisi wajah tiba-tiba turun, lengan melemah, ucapan menjadi kacau, yang merubah total kehidupan seseorang dikenal dengan stroke (serangan otak), yang menyebabkan cacat seumur hidup bahkan kematian.
Stroke terjadi saat aliran darah ke bagian otak terganggu karena penyumbatan pembuluh darah (stroke iskemik) atau pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik).
Saat sel-sel otak tidak mendapatkan oksigen dan nutrisi yang cukup, mereka akan mati dalam hitungan menit.
Baca Juga: Mengenal Stroke Iskemik: Penyebab, Gejala, dan Faktor Risiko
Jenis-jenis Stroke
- Stroke Iskemik - disebabkan adanya penyumbatan pembuluh darah di otak.
- Stroke Hemoragik - disebabkan adanya pembuluh darah yang pecah sehingga terjadi perdarahan.
- Transient Ischemic Attack - serangan iskemik gejalanya bisa hilang sendiri, tetapi sebagai sinyal peringatan serius bahwa stroke dapat terjadi.
Gejala Stroke
Berikut ini merupakan gejala stroke muncul mendadak yang perlu segera direspons:
- Satu sisi wajah tampak menurun atau terkulai.
- Kelemahan atau mati rasa di satu sisi tubuh.
- Bicara menjadi kacau, sulit memahami atau mengucapkan kata-kata.
- Sakit kepala berat secara mendadak, disertai muntah atau penurunan kesadaran.
- Gangguan penglihatan secara mendadak di satu atau kedua mata; kehilangan keseimbangan/koordinasi.
Baca Juga: Hari Kesehatan Nasional 2025, Pemprov Jakarta Perkuat Layanan Kesehatan Lewat Siaga Stroke 2026
Penyebab & Faktor Risiko
- Penyebab
- Penyumbatan aliran darah ke otak: stroke iskemik.
- Pembuluh darah otak pecah: stroke hemoragik.
- Faktor Risiko yang Bisa Diubah
- Tekanan darah tinggi.
- Kolesterol tinggi dan penyakit jantung.
- Diabetes
- Kebiasaan merokok, konsumsi alkohol berlebih.
- Obesitas, kurangnya aktivitas fisik.
- Faktor Risiko yang Tidak Bisa Diubah
- Usia meningkat: risiko naik.
- Riwayat keluarga dengan stroke.
- Kelainan bawaan pada pembuluh darah atau jantung.
Baca Juga: Mengenal Stroke Non Hemoragik dan Perbedaannya dengan Stroke Hemoragik
Alasan Pentingnya Penanganan Cepat
Semakin lama otak kekurangan aliran darah, semakin besar kerusakan yang terjadi, dan semakin tinggi risiko kematian atau kecacatan permanen.
Dengan respons cepat, kerusakan dapat diminimalisir dan peluang pemulihan akan lebih baik.
Pencegahan Stroke
Stroke dapat dicegah dengan beberapa cara berikut ini:
- Kontrol tekanan darah tinggi: cek rutin, kurangi konsumsi garam dan lemak jenuh.
- Pola makan sehat: perbanyak makan buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, kurangi makanan tinggi garam, gula, dan lemak jahat.
- Aktivitas fisik teratur, minimal 30 menit sehari.
- Berhenti merokok & batasi alkohol.
- Kontrol faktor medis: kelola diabetes, kolesterol, penyakit jantung.
- Kenali gejala dan segera ke dokter jika muncul gejala.
Stroke bukan masalah ringan. Namun, stroke datang mendadak, mematikan, dan meninggalkan dampak besar bagi kualitas hidup.
Dengan memahami gejala, penyebab, faktor risiko, serta komitmen terhadap gaya hidup sehat, kita bisa mengurangi risiko dan meningkatkan peluang pemulihan jika mengalami.
Marina Yeremin Sindika Sari (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









