Akurat

Atasi Bau Mulut Saat Puasa: Penyebab dan Cara Menjaganya Tetap Segar

Yusuf | 5 Maret 2025, 06:10 WIB
Atasi Bau Mulut Saat Puasa: Penyebab dan Cara Menjaganya Tetap Segar

AKURAT.CO Bau mulut saat puasa serta napas kurang segar sering kali dialami mereka yang menjalankan ibadah di bulan Ramadan.

Hal ini merupakan kondisi umum yang dialami banyak orang karena berkurangnya produksi air liur akibat tidak makan dan minum dalam waktu yang lama.

Tanpa adanya asupan cairan, mulut menjadi lebih kering, sehingga menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan bakteri penyebab bau mulut.

Penyebab Bau Mulut Saat Puasa

Bau mulut saat puasa terutama disebabkan oleh berkurangnya aliran air liur, yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan pH serta kebersihan rongga mulut.

Selain itu, sisa makanan yang tertinggal di dalam mulut setelah sahur juga bisa menjadi faktor penyebab utama bau tak sedap.

Makanan tinggi gula dapat menurunkan pH rongga mulut, sehingga keseimbangan mikroorganisme di dalamnya terganggu. Akibatnya, bakteri tertentu berkembang lebih cepat dan menghasilkan senyawa yang memicu bau mulut.

Air liur memiliki berbagai protein yang berfungsi menjaga keseimbangan pH serta mikrobiota alami dalam rongga mulut.

Ketika jumlah air liur berkurang, metabolisme melambat dan keseimbangan mikrobiome berubah, sehingga meningkatkan produksi zat-zat yang menyebabkan bau tidak sedap.

Baca Juga: Penyebab Bau Mulut dan Cara Mengobatinya, Ini Tips dari Organisasi Kesehatan PAFI

Tips Menjaga Mulut Tetap Segar Saat Puasa

Agar tetap percaya diri selama berpuasa dan menghindari masalah bau mulut, ini dia beberapa langkah yang bisa diterapkan:

1. Menyikat gigi setelah sahur dan sebelum tidur

Membersihkan gigi setelah makan sahur dapat membantu menghilangkan sisa makanan yang tertinggal di rongga mulut, sehingga mencegah pertumbuhan bakteri penyebab bau mulut.

Gunakan pasta gigi yang mengandung fluoride agar gigi tetap kuat dan bersih.

2. Menggunakan obat kumur atau benang gigi

Selain menyikat gigi, berkumur dengan obat kumur antiseptik dapat membantu membunuh bakteri yang bersembunyi di sela-sela gigi.

Jika memungkinkan, gunakan benang gigi (dental floss) untuk membersihkan area yang sulit dijangkau oleh sikat gigi.

3. Hindari makanan penyebab bau mulut

Makanan tertentu dapat memperburuk bau mulut saat puasa, hindari makanan yang mengandung gula berlebih, makanan lengket yang sulit dibersihkan dari gigi.

Serta makanan yang terlalu gurih, asin atau berlemak tinggi, seperti gorengan dan makanan bersantan.

Selain itu, minuman bersoda dan beralkohol juga sebaiknya dihindari karena dapat menyebabkan dehidrasi yang memperparah kondisi mulut kering.

Baca Juga: 8 Tips Mencegah Bau Mulut Saat Puasa

4. Konsumsi makanan berserat dan kaya air

Memilih makanan yang berserat tinggi, seperti sayur dan buah, dapat membantu membersihkan gigi secara alami.

Selain itu, buah-buahan yang mengandung banyak air seperti semangka, timun dan jeruk dapat membantu menjaga kelembapan mulut selama berpuasa.

5. Minum air putih yang cukup

Meskipun waktu makan dan minum terbatas, penting untuk tetap menjaga hidrasi tubuh dengan mengonsumsi setidaknya delapan gelas air per hari.

Minumlah air secara bertahap mulai dari berbuka hingga sahur agar tubuh tetap terhidrasi dan produksi air liur tetap optimal.

6. Menjaga pola makan

Selain menghindari makanan penyebab bau mulut saat puasa, penting juga untuk menjaga pola makan yang sehat.

Pastikan makanan yang dikonsumsi mengandung karbohidrat kompleks, protein, lemak sehat serta vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh untuk beraktivitas sepanjang hari.

7. Konsumsi probiotik atau prebiotik

Mengonsumsi probiotik atau prebiotik yang dapat membantu menjaga keseimbangan mikrobiota dalam tubuh, termasuk di rongga mulut.

Sumber probiotik yang baik bisa didapat dari yoghurt, kefir, atau tempe, sementara prebiotik bisa diperoleh dari buah, sayur dan biji-bijian.

Baca Juga: Teh Spearmint: Minuman Penuh Khasiat, Bantu Sembuhkan Jerawat Dan Atasi Bau Mulut

8. Lakukan olahraga ringan

Aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki dapat membantu menjaga metabolisme tubuh tetap stabil selama berpuasa.

Metabolisme yang sehat turut berperan dalam menjaga kesehatan mulut dan mencegah bau.

Bau mulut saat puasa adalah kondisi yang umum terjadi akibat mulut kering dan perubahan keseimbangan mikrobiota.

Namun, dengan menjaga kebersihan mulut, memilih makanan yang tepat, serta memastikan tubuh tetap terhidrasi, masalah ini dapat dikurangi secara efektif.

Dengan menerapkan kebiasaan sehat selama Ramadan, kita tidak hanya terhindar dari bau mulut saat puasa tetapi juga dapat menjalani ibadah puasa dengan lebih nyaman dan percaya diri.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf
W
Editor
Wahyu SK