GoDaddy Pangkas Proyeksi Pendapatan Tahunan, Adopsi AI Bergerak Lebih Pelan?

AKURAT.CO GoDaddy Inc., perusahaan registrar domain dan layanan digital, memperkirakan pendapatan tahunan di bawah estimasi pasar, mengindikasikan bahwa adopsi alat kecerdasan buatan (AI) untuk UKM (usaha kecil menengah) belum memenuhi harapan perusahaan.
Perusahaan melaporkan penurunan proyeksi pendapatan tahunan setelah mengalami headwind kompetitif di pasar teknologi kecil dan menengah.
Investasi GoDaddy dalam alat AI yang memungkinkan pemilik usaha membuat situs, logo, dan materi pemasaran otomatis ternyata belum secepat meraih pelanggan baru, sementara persaingan dari platform seperti Wix terus meningkat.
Menurut laporan Reuters yang dipublikasikan pada Selasa (24/02/2026) GoDaddy sekarang mengantisipasi pendapatan sebesar $5,20 miliar hingga $5,28 miliar, di bawah ekspektasi analis pasar yang mengarah pada rendahnya prospek pertumbuhan operasional perusahaan.
Tantangan AI di Pasar UKM
Dampak proyeksi ini menjadi indikator yang lebih luas bahwa meskipun AI bergerak cepat di perusahaan besar dan institusi besar, penerimaan alat AI di sektor UKM tidak semudah diharapkan.
Banyak usaha kecil masih menghadapi tantangan dalam adopsi alat otomatisasi digital semacam AI karena hambatan biaya, kepercayaan terhadap teknologi, serta kebutuhan pelatihan dan pembiasaan.
Selain itu, persaingan yang ketat dengan platform yang menawarkan solusi serupa dengan biaya yang lebih rendah juga membuat pertumbuhan GoDaddy terhambat.
Ini menunjukkan bahwa fitur saja tidak cukup, strategi pasar yang mampu menjangkau kebutuhan spesifik UKM secara langsung menjadi faktor kunci.
Penurunan proyeksi ini membuka diskusi lebih lanjut tentang bagaimana perusahaan teknologi dapat menyusun paket AI yang lebih terjangkau, lebih mudah digunakan, serta lebih relevan dengan kebutuhan pasar UKM yang spesifik.
Hal ini juga bisa menjadi panggilan bagi pelaku pasar lain untuk meningkatkan fokus pada user experience dan differentiated value dalam mengembangkan produk berbasis AI.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK




