Asap Dapur Lapangan TNI Jadi Tanda Harapan di Tengah Bencana Sumatera Barat

AKURAT.CO Dapur lapangan TNI terus beroperasi tanpa henti di berbagai wilayah terdampak bencana di Sumatera Barat.
Keberadaan dapur umum ini menjadi tulang punggung pemenuhan kebutuhan makanan, baik bagi masyarakat terdampak maupun personel TNI yang tengah bekerja memulihkan infrastruktur seperti jembatan dan fasilitas umum lainnya.
Pelayanan dapur lapangan tersebut dilaksanakan oleh Bekangdam XX/Tanjungpura (TIB) dengan menyiapkan serta mendistribusikan makanan siap saji ke sejumlah titik terdampak, termasuk kepada prajurit TNI AD yang sedang membangun jembatan Bailey, Armco, dan jembatan gantung.
Di lapangan, suasana dapur umum tampak hidup dan sarat semangat gotong royong.
Prajurit TNI bersama warga setempat bahu-membahu menyiapkan makanan, mulai dari mengolah bahan, mencuci dan memilah sayuran, mengupas kentang, menggoreng lauk, hingga membungkus nasi dan lauk dalam jumlah besar untuk didistribusikan.
Berdasarkan pantauan di sejumlah lokasi, menu yang disajikan cukup beragam, di antaranya lauk berkuah santan, ayam balado, rendang nangka, nasi goreng, mi, telur ceplok, hingga aneka gorengan.
Tak jarang, ibu-ibu setempat turut terlibat langsung membantu proses memasak, mencerminkan kuatnya sinergi antara TNI dan masyarakat di tengah situasi darurat.
Sementara itu, pembangunan dan perbaikan jembatan di berbagai wilayah Sumatera Barat terus dikebut.
Baca Juga: Simpan Ganja dan Sabu di Kamar Anak, Ibu Muda Singapura Ditangkap Polisi
Sejumlah jembatan Bailey, Armco, dan jembatan gantung berada dalam berbagai tahap penyelesaian.
Beberapa jembatan telah rampung dan dapat dilalui kendaraan, sementara lainnya sudah berfungsi namun masih dalam tahap penyempurnaan struktur dan akses jalan.
Salah satunya adalah Jembatan Armco Sungai Rangeh di Nagari Bayua, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, yang telah selesai dibangun dan kini dapat dimanfaatkan masyarakat.
Adapun Jembatan Armco Kampuang Jambu, Kecamatan Tanjung Raya, sudah berfungsi namun masih dilakukan penyelesaian alas jembatan, pemasangan bronjong batu, serta penataan bantalan jembatan dengan dukungan alat berat.
Pengerjaan jembatan Bailey dan jembatan gantung di sejumlah titik lainnya juga terus dilakukan secara intensif sebagai wujud komitmen TNI dalam mempercepat pemulihan akses transportasi dan mendukung aktivitas masyarakat pascabencana.
Keberadaan dapur lapangan yang terus mengepul ini menjadi simbol nyata kehadiran negara melalui TNI, tidak hanya dalam pembangunan fisik, tetapi juga dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak tetap terpenuhi.
Sebaran Dapur Lapangan TNI di Sumatera Barat:
-
Sungai Lasi, Kecamatan IX Koto Sungai Lasi, Kabupaten Solok
-
Durian Kilangan, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat
-
Batu Calong Durian Gagak, Nagari Aur Malintang
-
Muaro Busuak, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok
-
Aia Taganang, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam
-
Kubu Sarunai, Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam
-
Sungai Rangeh, Nagari Bayua, Kabupaten Agam
-
Kampuang Bancah, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam
-
Salimpuang, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam
-
Kampuang Jambu, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam
-
Kampuang Mahakarya, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat
-
SD Negeri 05 Kayu Pasak, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam
Baca Juga: Politisi Norwegia Kecam Hadiah Medali Nobel untuk Donald Trump: Benar-benar Absurd!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










