Tak Mau Ditikung Ducati, KTM Pasang Badan Pertahankan Pedro Acosta untuk Musim 2027

AKURAT.CO, Masa depan "si anak ajaib", Pedro Acosta, menjadi prioritas utama pabrikan asal Austria, KTM. Meski kontrak sang pembalap baru akan habis pada akhir musim 2026, KTM mulai bergerak cepat memagari aset berharganya tersebut dari incaran tim-tim raksasa.
Bos KTM Motorsport, Pit Beirer, mengakui pihaknya belum memberikan pembuktian besar yang cukup untuk menjamin Pedro Acosta bertahan hingga 2027. Namun, ia tetap optimistis proyek pengembangan RC16 selama musim dingin akan menjadi kunci penentu.
Beirer menekankan hasil tes pramusim di Sepang mendatang akan menjadi etalase bagi KTM untuk menunjukkan komitmen terhadap performa motor. Ia menegaskan enggan terburu-buru menyodorkan kontrak baru sebelum benar-benar memberikan motor yang kompetitif.
Baca Juga: MotoGP Portugal: Marco Bezzecchi Rebut Pole, Acosta dan Quartararo Lengkapi Barisan Depan
"Saya cukup yakin tes Sepang akan penting bagi kami untuk menunjukkan tidak hanya kepada Pedro, tetapi juga kepada semua pembalap kami, apa yang telah kami kerjakan selama musim dingin," ujar Pit Beirer dikutip dari Crash.
"Saya tidak ingin berbicara dengan mereka sekarang ketika mereka semua mengharapkan peningkatan dari tim kami."
Kekhawatiran KTM bukan tanpa alasan. Pedro Acosta yang baru berusia 21 tahun diprediksi akan menjadi komoditas panas di bursa transfer pembalap MotoGP 2026. Namanya mulai dikaitkan dengan kursi panas di tim pabrikan Ducati.
Jika rumor ini menjadi kenyataan, Acosta berpeluang menjadi rekan setim bagi juara dunia tujuh kali, Marc Marquez, sebuah kombinasi "Dream Team" yang sangat ditakuti.
Baca Juga: MotoGP Jepang: Francesco Bagnaia Tercepat, Pedro Acosta Kembali Terjatuh
Tak hanya Ducati, tim milik legenda MotoGP Valentino Rossi, VR46, juga disebut-sebut menaruh minat besar. Rossi sendiri secara terang-terangan tidak menutupi kekagumannya terhadap bakat luar biasa pembalap asal Spanyol tersebut.
Musim lalu bukanlah perjalanan mudah bagi Acosta dan KTM, terutama pada paruh pertama kompetisi yang penuh tantangan.
Performa motor yang dianggap tertinggal dari pabrikan Borgo Panigale memicu spekulasi bahwa Acosta akan hengkang jika ada tawaran yang lebih menjanjikan.
Kini, bola panas ada di tangan para insinyur KTM. Jika RC16 mampu bersaing di barisan depan sejak seri pembuka, peluang KTM mengamankan tanda tangan Acosta hingga 2027 tetap terbuka lebar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









