Sapu Bersih Gelar Juara Dunia MotoGP 2025, Rekrut Marc Marquez Keputusan Jenius Ducati
Leo Farhan | 27 Desember 2025, 13:53 WIB

AKURAT.CO, Ducati kembali menegaskan posisinya sebagai penguasa jagat MotoGP pada musim 2025. Meski jumlah motor mereka berkurang dari delapan menjadi enam unit, pabrikan asal Borgo Panigale, Italia, ini tetap tak terbendung berkat performa impresif Marc Marquez.
Keputusan Ducati meminang The Baby Alien dan merelakan Jorge Martin terbukti menjadi langkah jenius. Marc Marquez sukses mengunci gelar juara dunia pada seri Motegi, Jepang, setelah mencatatkan total 25 kemenangan (termasuk sprint race) sepanjang musim.
Meski Marc Marquez terpaksa absen di empat balapan terakhir akibat cedera, perolehan poinnya sudah cukup untuk membawa Ducati meraih triple crown (Gelar Pembalap, tim, dan konstruktor).
Ducati menyudahi musim dengan keunggulan 350 poin atas Aprilia di klasemen konstruktor. Di kategori tim, Ducati Lenovo memimpin di posisi puncak, disusul oleh Gresini Racing dan VR46 yang melengkapi dominasi tiga besar.
Menariknya, sejarah baru tercipta ketika Marquez bersaudara, Marc dan Alex, berhasil finis di urutan pertama dan kedua klasemen akhir pembalap. Ini merupakan pertama kalinya dalam sejarah MotoGP kakak-beradik menempati posisi satu-dua di akhir musim.
General Manager Ducati Corse, Luigi Dall’Igna, menyebut pencapaian tahun ini sebagai momen paling emosional. Baginya, rekor memenangi empat gelar juara dunia secara beruntun dengan tiga pembalap berbeda (Fransesco Bagnaia, Jorge Martin, dan Marc Marquez) adalah prestasi teknis yang luar biasa.
"Menang empat kali beruntun dengan tiga pembalap berbeda adalah sesuatu yang sangat penting bagi seorang insinyur. Ini adalah rekor yang akan selalu saya ingat dengan bangga," ujar Dall’Igna mengutip Moto.it.
Pencapaian ini juga menandai gelar konstruktor keenam secara berturut-turut bagi Ducati, serta clean sweep ketiga setelah sukses serupa di tahun 2007 (Casey Stoner) dan 2022 (Francesco Bagnaia).
Sementara itu, dengan gelar juara dunia 2025, Marc Marquez kini sejajar dengan Valentino Rossi dengan koleksi tujuh gelar kelas utama dan sembilan gelar juara dunia secara keseluruhan.
Memasuki musim 2026, Marquez diprediksi tetap menjadi favorit utama. Meski Jorge Lorenzo meragukan Marquez bisa menyamai rekor 15 gelar milik Giacomo Agostini, peluang Marquez untuk melampaui rekor 13 kemenangan dalam semusim (yang ia cetak pada 2014) tetap terbuka lebar.
Sebagai informasi, sebelum insiden di Mandalika yang mengakhiri musimnya lebih awal, Marquez telah mengantongi sebelas kemenangan Grand Prix. Jika tetap fit di musim depan, bukan tidak mungkin pembalap berusia 32 tahun itu akan memecahkan semua rekor yang tersisa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 7KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 8Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon








