Akurat

Kritik Regulasi Baru MotoGP 2027, Casey Stoner Sebut Aksi Salip-menyalip Terancam Berkurang

Hervin Saputra | 19 Agustus 2025, 22:05 WIB
Kritik Regulasi Baru MotoGP 2027, Casey Stoner Sebut Aksi Salip-menyalip Terancam Berkurang
 
 
AKURAT.CO, Legenda balap motor asal Australia, Casey Stoner, menyuarakan kekhawatirannya terkait regulasi teknis baru yang akan mulai diterapkan oleh Dorna selaku penyelenggara pada musim kompetisi MotoGP 2027.
 
Setelah 15 tahun menggunakan mesin 1000cc, MotoGP akan beralih ke mesin berkapasitas 850cc pada musim 2027.
 
Menurut Casey Stoner, perubahan tersebut justru berpotensi mempersempit peluang terjadinya aksi salip-menyalip yang menjadi daya tarik utama MotoGP. 
 
 
Regulasi anyar juga mencakup penghapusan perangkat ride-height, pembatasan dimensi aerodinamika, serta pengurangan bobot minimum motor dari 157 kilogram menjadi 153 kilogram.
 
Tujuan utama regulasi baru ini adalah menekan laju perkembangan performa motor yang dinilai bisa melampaui batas keamanan lintasan, sekaligus mengembalikan peran keterampilan pembalap sebagai faktor utama dalam balapan.
 
Namun, Stoner menilai langkah ini justru tidak tepat.
 
"Motor dibuat lebih ringan, maka jarak pengereman jadi lebih pendek. Kecepatan puncak juga lebih rendah tanpa sistem ride-height, yang berarti titik pengereman semakin singkat. Artinya, peluang untuk menyalip juga makin sedikit," kata Stoner dikutip dari Crash.
 
 
Juara dunia dua kali itu juga menyoroti fakta bahwa perangkat aerodinamika tetap akan digunakan yang menurutnya bisa menimbulkan masalah baru. Stoner bahkan tak segan menyebut arah kebijakan teknis MotoGP kali ini keliru.
 
"Motor lebih ringan berarti kecepatan menikung lebih tinggi. Itu menciptakan turbulensi udara, serta tetap menimbulkan masalah stabilitas dan temperatur ban bagi pembalap di belakang," tegasnya.
 
"Saya tidak mengerti bagaimana orang-orang tidak melihat masalah ini. Setiap langkah ke arah ini (regulasi baru) justru salah."
 
Sementara itu, pihak pabrikan MotoGP telah sepakat menunda uji coba mesin 850cc hingga paling cepat pada 17 November 2025.
 
Sebelumnya, pihak penyelenggara dalam hal ini, Dorna, menyatakan bahwa regulasi baru ini bertujuan untuk membuat sepeda motor lebih mirip motor jalan raya dengan menekan laju performa agar tidak melebihi batas keamanan sirkuit.
 
Perubahan ini juga diharapkan membuat keahlian pembalap menjadi faktor kunci di lintasan, dengan mengurangi dominasi teknologi. Dan yang terpenting bisa menciptakan balapan yang lebih ketat dan lebih banyak overtaking.
 
Secara prinsip, regulasi baru ini dinilai justru ditujukan untuk menjaga keselamatan pembalap, memperlambat motor dalam batas aman, dan mendorong balapan agar semakin kompetitif dan agresif.
 
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H