Meski Belum Capai Waktu Terbaik dalam Uji Coba di Buriram, Alex Rins Akui Peningkatan Yamaha
Hervin Saputra | 14 Februari 2025, 19:50 WIB

AKURAT.CO, Pembalap Yamaha, Alex Rins, menegaskan bahwa posisinya di peringkat ke-17 pada catatan waktu uji coba gabungan di MotoGP di Buriram, Thailand, 12-13 Februari 2025, bukanlah keseluruhan dari hasil uji coba mereka awal musim ini.
Pembalap asal Spanyol itu mengakui bahwa dia tidak mampu memaksimalkan motor M1 miliknya pada sesi time attack. Hal itu membuatnya tertinggal 1,2 detik dari pembalap teratas dan 0,5 detik dari rekan setimnya, Fabio Quartararo.
Walau begitu, Alex Rins mengaku lebih nyaman dalam hal kecepatan balapan. Pembalap berusia 29 tahun itu merasa peningkatan dari sisi pengereman membuatnya tampil lebih baik saat keluar dari tikungan.
Baca Juga: Motornya Lebih Cocok untuk Fabio Quartaro, Alex Rins Ingin Setting-an yang Lebih Personal
"Uji coba di Sepang dan Buriram berjalan dengan baik. Kami menguji banyak komponen. Sebagian besar komponen tersebut kami gunakan saat ini, jadi saya bisa katakan bahwa saya telah meningkatkan kemampuan dasar motor saya," kata Alex Rins sebagaimana dikutip dari Crash.
"Saya bisa berkendara dengan lebih nyaman, dan membuat lebih sedikit kesalahan dibanding tahun lalu. Saya merasa cukup siap untuk memulai musim. Yang pasti kami harus terus berusaha keras untuk mendapatkan putaran tercepat."
Rins berharap di akhir pekan nanti motornya bisa lebih baik lagi lantaran sejauh ini mereka sudah berada di jalur yang sesuai terkait masalah kecepatan motor.
Baca Juga: Sempat Tampil di Mandalika dan Phillips Island, Alex Rins Pilih Pulang Ke Madrid Untuk Pemulihan
Selain itu, dia juga merasakan peningkatan yang signifikan terhadap sisi pengereman motor M1 miliknya. Di mana hal ini akan sangat membantu mereka saat memasuki tikungan.
"Saya bisa menghentikan motor dengan cara yang lebih baik. Namun, seperti yang saya katakan, dalam mode time attack, agak sulit untuk memacu motor (ke tikungan)," jelas Rins.
"Dalam hal akselerasi, dengan meningkatkan area pengereman, saya dapat menghentikan motor dengan lebih baik. Jadi, saya berada di jalur yang lebih baik dan saya dapat mengendalikan motor dengan lebih baik (saat keluar lintasan)."
Namun, Rins masih berharap dapat melihat kecepatan terbaik yang bisa ditunjukkan motor M1. Karena sampai saat ini mereka masih kesulitan untuk menyalip pembalap lain di lintasan lurus.
Sementara tim pabrikan MotoGP Eropa harus menghentikan desain mesin mereka untuk dua tahun ke depan, Yamaha dan Honda bebas mengembangkan mesin karena peringkat konsensi D mereka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









