Akurat

MotoGP Indonesia: Fabio Quartararo Realistis di Mandalika, Sebut Yamaha Masih Kesulitan

Hervin Saputra | 2 Oktober 2025, 16:58 WIB
MotoGP Indonesia: Fabio Quartararo Realistis di Mandalika, Sebut Yamaha Masih Kesulitan
 
AKURAT.CO, Menatap balapan MotoGP Indonesia 2025 di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, akhir pekan ini, pembalap Monster Yamaha Fabio Quartararo berharap situasi berbeda dari musim lalu saat dia hanya mampu finis di peringkat ketujuh.
 
"Tahun lalu cukup sulit. Potensinya ada, tetapi kami tidak bisa membuat ban belakang bekerja dengan baik. Semoga tahun ini lebih baik," kata Fabio Quartararo jelang MotoGP Indonesia di Mandalika seperti dikutip Crash, Kamis (2/10).
 
"Tapi untuk satu lap, saya tahu bisa sangat cepat di trek ini. Jadi mari kita lihat apakah kami juga bisa tampil cepat dengan ritme balapan."
 
 
Fabio Quartararo menilai langkah terbesar Yamaha untuk musim MotoGP 2025 justru bukan terjadi tahun ini, melainkan saat tes pasca musim 2024 di Barcelona. Pandangan tersebut menjadi penilaian kritis sang juara dunia 2021 atas progress pabrikan Jepang itu.
 
Yamaha sebenarnya sempat menunjukkan tanda-tanda kebangkitan di awal musim setelah menjalani pramusim yang cukup positif.
 
Terindikasi dari Fabio Quartararo yang mampu naik podium di Grand Prix Spanyol dan hampir meraih kemenangan di Grand Prix Inggris sebelum perangkat ride height motornya bermasalah ketika ia memimpin balapan.
 
Namun, setelah itu performa motor YZR-M1 kembali meredup. Selain dua podium di sprint race, Fabio Quartararo belum mampu membawa timnya kembali ke podium utama grand prix sejak Jerez.
 
 
Situasi ini semakin kontras jika dibandingkan dengan Honda yang sudah meraih kemenangan serta podium di Silverstone dan Motegi.
 
Di sisi lain, Yamaha kini tengah menyiapkan motor baru bermesin V4 untuk musim mendatang. Akan tetapi, Quartararo mengaku impresinya setelah tes di Misano belum sesuai harapan.
 
"Menurut saya, langkah terbesar yang kami lakukan untuk musim ini justru di tes Barcelona 2024," kata Quartararo.
 
"Tentu saja ada beberapa peningkatan. Tetapi momen terbaik kami justru terjadi di awal musim – tiga balapan pertama di Eropa, yaitu Le Mans, Jerez, dan Silverstone. Sejak itu kami benar-benar kesulitan. Namun saya ingin fokus pada diri sendiri dan terus berkembang sebagai pembalap."
 
Meski demikian, kecepatan satu lap tidak menjadi persoalan bagi Quartararo sepanjang 2025. Ia sudah mengoleksi empat pole position dan hanya dua kali start di luar enam besar sejak seri Mugello.
 
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H