Akurat

AC Portable vs AC Konvensional, Simak Perbedaannya dan Mana yang Lebih Cocok untuk Kebutuhan Anda?

Annisa Fadhilah | 24 Maret 2025, 11:56 WIB
AC Portable vs AC Konvensional, Simak Perbedaannya dan Mana yang Lebih Cocok untuk Kebutuhan Anda?

AKURAT.CO Ketika memilih pendingin ruangan, ada dua opsi yang sering dibandingkan yakni AC portable dan AC konvensional (split atau window AC). Meskipun keduanya memiliki fungsi yang sama, ada beberapa perbedaan dalam hal pemasangan, kinerja, dan efisiensi.

Baca Juga: Hebat, Tiga Siswi SD Ini Ciptakan AC Portable

Jadi, supaya Anda bisa menentukan untuk menggunakan AC konvensional atau portable, simak dulu penjelasan berikut ini.

Apa Itu AC Portable?

AC portable adalah unit pendingin udara yang bisa dipindahkan dengan mudah dari satu ruangan ke ruangan lain. AC tipe ini tidak memerlukan instalasi permanen.

Anda hanya perlu menyambungkannya ke stop kontak dan mengarahkan selang pembuangan udara panas ke luar ruangan, biasanya melalui jendela. Sehingga, cocok untuk ruangan kecil atau penggunaan fleksibel, seperti apartemen, kamar kos, atau bahkan ruang kerja yang berpindah-pindah.

Apa Itu AC Konvensional?

AC Konvensional mencakup AC split dan window.

AC split terdiri dari unit indoor maupun outdoor, yang dihubungkan oleh pipa refrigeran dan memerlukan pemasangan permanen. Sementara itu, AC window adalah unit tunggal yang dipasang di lubang jendela atau dinding. Keduanya lebih umum digunakan untuk mendinginkan ruangan yang lebih besar dan bersifat tetap.

Baca Juga: Ngeri! Tidur Di Mobil Dengan AC Menyala, Pemudik Wajib Tahu

Perbedaan AC Portable dan AC Konvensional

Meskipun sama-sama merupakan pendingin udara, ada perbedaan antara tipe AC konvensional dan portable, berikut penjelasannya.

1. Pemasangan dan Portabilitas

AC portable memiliki kelebihan dalam hal kemudahan pemasangan karena cukup ditempatkan di ruangan yang diinginkan, dicolokkan ke listrik, dan diatur selang pembuangan udaranya tanpa memerlukan bantuan teknisi.

Sebaliknya, AC konvensional membutuhkan pemasangan permanen yang biasanya dilakukan oleh teknisi profesional, melibatkan pengeboran dinding, pemasangan pipa refrigeran, hingga penempatan unit luar, sehingga tidak mudah dipindahkan setelah terpasang.

2. Efisiensi Pendinginan

Tipe AC portable cocok untuk ruangan kecil hingga sedang. Karena kemampuannya yang terbatas dan harus bekerja lebih keras untuk mengimbangi udara panas yang masuk dari celah jendela tempat selang pembuangan dipasang. Sementara itu, AC konvensional lebih efektif untuk mendinginkan ruangan besar secara merata karena unit outdoor yang membantu membuang panas dengan lebih baik, sehingga suhu ruangan lebih cepat stabil.

3. Konsumsi Listrik

AC portable cenderung mengonsumsi listrik lebih tinggi dibanding AC konvensional karena harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan suhu, yang dapat mempengaruhi tagihan listrik bulanan. Sebaliknya, AC konvensional, terutama tipe AC split dengan teknologi inverter, lebih hemat energi karena kompresor dapat menyesuaikan kecepatan sesuai kebutuhan.

4. Harga dan Biaya Perawatan

Umumnya AC portable memiliki harga lebih murah dibanding AC Konvensional. Tetapi memerlukan perawatan lebih sering karena Anda harus rutin membersihkan filter dan membuang air kondensasi yang terkumpul di dalam tangki. Sementara, AC konvensional harga awalnya yang lebih mahal karena ada biaya pemasangan. Namun perawatannya lebih sederhana dan biasanya dilakukan saat servis berkala.

Selain itu, beberapa model juga dilengkapi fitur pembersihan otomatis yang memudahkan perawatan.

5. Kebisingan

AC portable cenderung lebih berisik karena kompresor dan kipas berada dalam satu unit di dalam ruangan. Sehingga menghasilkan suara dengungan yang bisa mengganggu kenyamanan, terutama saat beristirahat. Sebaliknya, AC konvensional, khususnya tipe AC split, lebih senyap karena kompresornya diletakkan di luar ruangan. Sehingga unit indoor hanya mengeluarkan suara kipas yang lembut dan lebih nyaman digunakan di kamar tidur atau ruang keluarga.

AC portable maupun AC konvensional memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing.

Jika Anda mencari pendingin udara yang fleksibel, mudah dipindahkan, dan tidak memerlukan instalasi rumit, AC portable bisa menjadi solusi praktis. Sebaliknya, jika Anda menginginkan pendingin ruangan yang lebih efektif, hemat energi, dan senyap untuk penggunaan jangka panjang, AC konvensional patut untuk dipertimbangkan.

Pada akhirnya, pilihan terbaik tergantung pada kebutuhan dan kondisi ruangan Anda.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.