Sule Tegaskan Anak-anaknya Tak Menelantarkan Bintang, Ungkap Putri Delina Pernah Biayai Selama 7 Bulan

AKURAT.CO Komedian Sule angkat bicara menanggapi isu yang menyebut anak-anaknya menelantarkan Bintang, anak dari Teddy Pardiyana dan mendiang Lina Jubaedah.
Dirinya dengan tegas membantah tudingan tersebut dan menyebut informasi itu sebagai tuduhan yang keliru.
Sule justru membeberkan fakta bahwa Putri Delina pernah menanggung kebutuhan hidup Bintang selama beberapa bulan, dibantu oleh Rizky Febian, meski keduanya tidak memiliki kewajiban hukum sebagai kakak tiri.
“Jangan dibilang Putri tidak sayang. Itu t****l semua kalau menurut saya,” ujar Sule di kawasan Jakarta Selatan, belum lama ini.
Baca Juga: Mahalini Hamil, Sule Beri Pesan Ini kepada Rizky Febian...
Dirinya menegaskan bahwa kepedulian Putri dan Rizky terhadap Bintang sudah lebih dari cukup dan dilakukan atas dasar rasa kemanusiaan, bukan kewajiban.
“Selama 7 bulan Putri membiayai adik tiri, adik tiri loh itu, membiayai selama 7 bulan. Iky juga,” ungkapnya.
Menurut Sule, pihak yang seharusnya memikul tanggung jawab utama atas kehidupan Bintang adalah ayah kandungnya sendiri, yakni Teddy Pardiyana.
“Yang mempunyai tanggung jawab itu adalah bapaknya-lah! Gimana?” tegasnya.
Meski demikian, Sule mengaku selalu menanamkan nilai kasih sayang kepada anak-anaknya agar tetap berbuat baik kepada siapapun, termasuk kepada saudara tiri mereka, tanpa terbawa luka masa lalu.
“Saya mengajarkan anak saya untuk tetap mengasihi siapapun,” katanya.
Namun dia menekankan bahwa sikap mengasihi tidak bisa disamakan dengan kewajiban finansial yang melekat secara hukum.
“Tapi tidak ada kewajiban kakak-kakaknya untuk mengurus,” jelasnya.
Baca Juga: Segera Jadi Kakek, Sule Tak Ingin Campuri Cara Rizky Febian - Mahalini Urus Anak
Di akhir pernyataannya, Sule menyiratkan dugaan bahwa nama Bintang kerap dimanfaatkan oleh Teddy Pardiyana untuk kepentingan tertentu.
Dirinya menilai anak tersebut sering dijadikan “senjata” demi menarik simpati atau memperoleh keuntungan dari pihak lain, sesuatu yang menurutnya tidak seharusnya terjadi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









