BEC Kebut Proyek Coal to Methanol, Target Commissioning 2029

AKURAT.CO PT Bumi Etam Chemical (BEC) menargetkan proyek gasifikasi batu bara menjadi metanol di Kutai Timur, Kalimantan Timur, mulai memasuki tahap commissioning pada 2029.
Presiden Direktur BEC, Rio Supin mengatakan, saat ini pekerjaan lapangan sebenarnya telah berjalan. Sebab, persiapan proyek tersebut telah dimulai sejak 2020 ketika proyek masih dikembangkan bersama Air Products.
Namun, Rio menjelaskan bahwa pekerjaan sempat dihentikan setelah proyek tersebut batal dilanjutkan.
"jadi kan gini, sebenarnya kalau pekerjaan lapangan sudah mulai. Jadi di video tadi yang gambar tanah itu real di lapangan. Tanah itu sebenarnya sudah kita kasihkan dari tahun 2020,” kata Rio selepas acara penandatanganan FEED dan EPCC di Jakarta, dikutip Kamis (30/7/2026).
Baca Juga: BEC Optimistis Proyek Coal-to-Metanol Dongkrak Nilai Tambah Batu Bara
Rio menjelaskan, setelah proyek Air Products tidak berlanjut, aktivitas di lapangan sempat dihentikan. Perseroan kemudian kembali melanjutkan pengembangan proyek pada 2025.
Meski demikian, Rio belum mengungkapkan jadwal pasti pelaksanaan groundbreaking. Menurutnya, perusahaan masih menyusun jadwal pelaksanaan dan akan mengumumkannya setelah seluruh persiapan dinilai matang. "Groundbreaking nanti kita lihat. Kapan kita ready, kita harus cepat," ujarnya.
Rio menambahkan, percepatan pengembangan proyek dilakukan agar target pemerintah dapat tercapai. Sesuai rencana, fasilitas gasifikasi batu bara tersebut diharapkan mulai memasuki tahap commissioning pada 2029.
"Karena ditargetkan oleh pemerintah lah ya. Itu 2029 diharapkan sudah mulai commissioning. Nanti mungkin dikasih tau sebentar lagi,” ucap Rio.
Diberitakan sebelumnya, PT Bumi Etam Chemical (BEC) bersama PT Istana Karang Laut (IKL) dan China National Chemical Engineering Co., Ltd. (CNCEC) menandatangani kontrak Front-End Engineering Design (FEED).
Kemudian Engineering, Procurement, Construction, and Commissioning (EPCC) Framework Agreement untuk pengembangan Proyek Strategis Nasional (PSN) Gasifikasi Batu Bara (Coal to Methanol) di Kutai Timur, Kalimantan Timur.
Kesepakatan ini menandai dimulainya tahap rekayasa dasar (FEED) sekaligus penyusunan kerangka pelaksanaan EPCC sebagai fondasi menuju fase konstruksi fasilitas produksi metanol dari batu bara.
Proyek ini ditargetkan dapat memproduksi metanol sebesar 2 juta ton per tahun dan dalam jangka panjang kapasitas produksi direncanakan meningkat secara bertahap hingga mencapai 3,6 juta ton per tahun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 2Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 3ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 4Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 5Persija Terpaksa Jamu Java United di Bali, Terancam Pengurangan Poin Jika 4 Kali Musafir
- 6Prediksi Skor Sunderland vs AZ Alkmaar 17 September 2026: The Black Cats Bisa Tahan Tim Belanda?
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Kenapa Thailand Ingin Berantas Ikan Nila Hitam? Ini 5 Alasannya
- 9Prabowo Pimpin Sidang DEN di Istana, Instruksikan Persiapan E50 untuk Perkuat Kemandirian Energi
- 10Terungkap di Sidang Korupsi Kuota Haji: Anak Buah Bos Maktour Setor USD10 Ribu ke Pejabat Kemenag









