Akurat

Fore Coffee Bidik 600 Outlet hingga 2029

Yosi Winosa | 21 Maret 2025, 15:38 WIB
Fore Coffee Bidik 600 Outlet hingga 2029

AKURAT.CO PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) menargetkan 600 outlet dalam empat tahun ke depan.

Langkah besar yang bakal dilakukan usai IPO ini bertujuan memperkuat posisinya sebagai pemimpin di segmen premium affordable coffee di Indonesia.

Masa penawaran awal atau book building akan berlangsung pada 19 - 21 Maret 2025. Sementara itu, masa penawaran umum dijadwalkan pada 26 Maret - 9 April 2025, dan Fore Coffee akan resmi melantai di BEI pada 11 April 2025.

Menurut CEO Fore Coffee, Vico Lomar, keputusan IPO ini diambil untuk mempercepat pertumbuhan bisnis dan menangkap peluang besar di industri kopi premium Indonesia.

"Kami melihat peluang besar di pasar kopi premium Indonesia, dan IPO ini akan memberikan kami sumber daya yang dibutuhkan untuk memanfaatkan peluang itu," ujar Vico dalam Press Conference Investor Gathering di Jakarta, Jumat (19/3/2025).

Baca Juga: Fore Coffee Segera Melantai di Bursa, Bidik Dana Segar Rp379,7 Miliar

Ditambahkan Vico, FORE bakal segera IPO. Dalam aksi korporasi ini, Fore Coffee menawarkan sebanyak 1,88 miliar saham, atau setara 21,08% dari total modal yang ditempatkan dan disetor penuh.

Harga saham yang ditawarkan berkisar Rp160 - Rp202 per lembar, dengan potensi dana yang diperoleh mencapai Rp379,8 miliar.

Mayoritas dana IPO, yakni 76%, akan digunakan untuk membuka outlet baru di berbagai wilayah Indonesia. Langkah ini diambil agar Fore Coffee bisa menjangkau lebih banyak pelanggan dan meningkatkan brand awareness di seluruh Indonesia.

"Kami menargetkan segmen pasar yang mengutamakan pengalaman menikmati kopi dalam suasana modern dan nyaman. Fore Coffee berencana mengoperasikan hingga 600 outlet kopi secara bertahap, dalam empat tahun ke depan," tambah Vico.

Saat ini, Fore Coffee telah memiliki 217 gerai yang tersebar di 43 kota di Indonesia dan Singapura. Dengan rencana ekspansi ini, jumlah outlet akan meningkat hampir tiga kali lipat dalam beberapa tahun mendatang.

Tidak hanya menambah gerai kopi, Fore Coffee juga berencana memperluas bisnisnya dengan merambah industri makanan. Sebanyak 18% dana IPO akan digunakan untuk setoran modal dalam membuka outlet donat melalui anak perusahaan.

Langkah ini menunjukkan strategi Fore Coffee dalam meningkatkan diversifikasi bisnis, sehingga pelanggan tidak hanya menikmati kopi premium tetapi juga pilihan makanan pendamping yang berkualitas.

Sisa 6% dari dana IPO akan digunakan sebagai modal kerja. Dana ini diperlukan untuk menjaga kelangsungan operasional, mendukung inovasi produk, serta memperkuat sistem distribusi dan logistik agar mampu memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat.

Sementara Willson Cuaca, Komisaris Utama Fore Coffee sekaligus Co-Founder dan Managing Partner East Ventures menilai IPO nanti sebagai tonggak penting bagi Fore Coffee untuk semakin memperkuat dominasinya di industri kopi premium.

"IPO Fore Coffee menjadi momen bersejarah yang mencerminkan kokohnya model bisnis berkelanjutan mereka. Kami yakin IPO ini akan mempercepat proses ekspansi Fore Coffee, membuka peluang untuk menjangkau lebih banyak pecinta kopi di seluruh Indonesia, dan memperkuat posisi mereka sebagai pemimpin inovasi dalam industri kopi," kata Willson.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa