Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?

AKURAT.CO Juventus punya kesempatan untuk menjadikan Liga Europa sebagai panggung kebangkitan setelah hasil mengecewakan di Serie A. Namun, NEC Nijmegen datang ke Allianz Stadium dengan misi berbeda: membuktikan bahwa mereka layak bersaing di level Eropa setelah gagal melaju ke fase liga Liga Champions.
Prediksi Juventus vs NEC Nijmegen mengarah pada kemenangan tuan rumah. Faktor kandang, pengalaman di kompetisi Eropa, kualitas individu, serta rapuhnya pertahanan NEC menjadi dasar utama prediksi tersebut. Meski begitu, absennya sejumlah pemain Juventus membuat laga ini berpotensi tidak berjalan semudah perbedaan kualitas kedua tim di atas kertas.
Pertandingan Juventus vs NEC Nijmegen merupakan matchday 1 fase liga Liga Europa 2026-27. Duel di Allianz Stadium tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 18 September 2026, pukul 02.00 WIB dan dapat disaksikan melalui live streaming Vidio.
Jadwal dan Live Streaming Juventus vs NEC Nijmegen
Pertandingan Juventus vs NEC Nijmegen akan menjadi pembuka perjalanan kedua tim di fase liga Liga Europa 2026-27.
Kompetisi: Liga Europa/UEFA Europa League 2026-27
Pertandingan: Juventus vs NEC Nijmegen
Stadion: Allianz Stadium
Hari, tanggal: Jumat, 18 September 2026
Kick-off: 02.00 WIB
Live streaming: Vidio
Bagi Juventus, laga ini menjadi kesempatan untuk merespons kekalahan dari Sassuolo sekaligus memulai kiprah Eropa dengan hasil positif. NEC, sebaliknya, harus menemukan cara untuk memperbaiki pertahanan setelah beberapa hasil mengecewakan.
Perbedaan kondisi tersebut membuat pertandingan menarik bukan hanya dari sisi siapa yang menang, tetapi juga bagaimana Juventus mengatasi absensi pemain dan bagaimana NEC merespons tekanan di kandang lawan.
Baca Juga: Hasil dan Klasemen Liga Inggris: Arsenal dan Man City Tak Terkalahkan di Puncak, MU Posisi 13
Baca Juga: Hasil dan Klasemen Liga Champions: MU dan Como Menang Besar, Munchen Tempel PSG
Mengapa Juventus Diprediksi Menang atas NEC Nijmegen?
Keuntungan terbesar Juventus adalah venue. Bermain di Allianz Stadium memberikan mereka kesempatan untuk mengambil inisiatif sejak menit awal, terlebih pertandingan ini merupakan laga pembuka fase liga Liga Europa.
Faktor berikutnya adalah pengalaman. Juventus terbiasa menghadapi pertandingan dengan tekanan tinggi di kompetisi Eropa, sedangkan NEC baru kembali tampil di kompetisi kontinental setelah 17 tahun.
Pengalaman Luciano Spalletti juga menjadi bagian dari konteks pertandingan. Juventus menjadi klub kelima yang ditangani Spalletti di Liga Europa setelah Zenit St Petersburg, AS Roma, Inter Milan, dan Napoli.
Dalam 18 pertandingan fase grup Liga Europa yang dijalaninya bersama klub-klub tersebut, Spalletti hanya menelan dua kekalahan. Catatan itu menjadi salah satu faktor yang membuat pengalaman sang pelatih relevan dalam membaca pertandingan seperti ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 4Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 5ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 6Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 7Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 8Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 9KPK Geledah Kementerian ATR/BPN, Ruangan Dirjen Jadi Salah Satu Target
- 10Saksi Ungkap Fee Percepatan Haji Mengalir ke Pembelian Rumah, Mobil hingga Ruko







