Ditekan Penurunan Harga Batu Bara, Pendapatan RMKE Susut ke Rp1,12 Triliun di Kuartal III-2025

AKURAT.CO Emiten baru bara milik konglomerat asal Sumatera Selatan Tony Saputra, PT. RMK Energy Tbk. (RMKE) mencatatkan penyusutan pendapatan dari Rp1,75 triliun per 30 September 2024 menjadi Rp1,12 triliun per 30 September 2025.
Menurut Sekretaris Perusahaan RMKE, Muhtar, penyebab anjloknya pendapatan perusahaan adalah turunnya harga batu bara sekaligus turunnya permintaan dari pasar utama seperti China.
"Penurunan terutama disebabkan oleh penurunan pendapatan dari penjualan batu bara pada semester pertama Tahun 2025 akibat dari penurunan harga batu bara dan menurunnya permintaan batu bara dari China akibat dari ketidakjelasan perekonomian global dikarenakan isu perang dagang," ujar Muhtar.
Baca Juga: RMKE Tepis Dugaan Illegal Mining Di Muara Enim
Namun demikian, perusahaan menyiapkan sejumlah strategi agar pendapatan tetap tumbuh. Antara lain, meningkatkan porsi penjualan batu bara pada pasar domestik. Pada kuartal IV-2025 Penjualan batu bara Perseroan telah kembali normal dan bahkan terus meningkat di awal tahun 2026 ini.
Jurus lainnya, meningkatkan volume batu bara yang diangkut melalui jalan hauling Perseroan. Jalan hauling perseroan telah terhubung dengan tambang WSL dan DBU yang pada kuartal ketiga ini telah mulai menggunakan jasa Perseroan dan tambang MME terhubung pada kuartal empat dan mulai menggunakan jasa Perseroan.
"Kemudian, tahun ini Perseroan akan menjajaki tambang-tambang potensial lainnya untuk menggunakan jasa Perseroan. Semua hal ini akan meningkatkan volume dan pada akhirnya juga meningkatkan efisiensi dimana biaya tetap Perseroan akan dibebankan untuk volume yang lebih besar," papar Muhtar.
Perseroan juga akan melakukan peningkatan kualitas jalan hauling Perseroan melalui penerapan lapisan chipseal guna meningkatan efisiensi operasional dan kapasitas angkut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









