Akurat

PTPP Raih Best Green Contractor of the Year 2025, Satu-satunya BUMN Konstruksi Peraih Greenship Awards

Idham Nur Indrajaya | 13 Januari 2026, 20:00 WIB
PTPP Raih Best Green Contractor of the Year 2025, Satu-satunya BUMN Konstruksi Peraih Greenship Awards

AKURAT.CO PT PP (Persero) Tbk atau PTPP kembali mencuri perhatian publik nasional hingga internasional. Perusahaan konstruksi dan investasi di bawah naungan Danantara Indonesia ini resmi meraih penghargaan Best Green Contractor of the Year 2025 dalam ajang Greenship Awards GBCI 2025. Capaian ini terasa spesial karena PTPP menjadi satu-satunya BUMN konstruksi di Indonesia yang berhasil menyabet penghargaan prestisius tersebut tahun ini.

Pengakuan ini bukan sekadar simbol. Ia menjadi bukti nyata konsistensi PTPP dalam menerapkan konsep green construction dan pembangunan berkelanjutan di berbagai proyek strategis, baik di dalam maupun luar negeri.

Penghargaan Bergengsi Bertaraf Internasional

Greenship Awards diselenggarakan oleh Green Building Council Indonesia (GBCI), lembaga yang terafiliasi langsung dengan World Green Building Council (WGBC). Artinya, standar penilaian dalam ajang ini tidak hanya berlaku secara nasional, tetapi juga mengacu pada praktik global pembangunan ramah lingkungan.

Penghargaan Best Green Contractor of the Year 2025 diserahkan kepada Senior Vice President Divisi Strategic Planning, Engineering and Technology PTPP, Yusuf Maharani, sebagai representasi atas komitmen perusahaan dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan di seluruh rantai nilai proyek, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan konstruksi.

Dengan capaian ini, reputasi PTPP sebagai kontraktor hijau berstandar internasional semakin menguat dan membuka peluang daya saing yang lebih luas di kancah global.

Strategi Green Construction yang Konsisten Diterapkan PTPP

Keberhasilan PTPP meraih penghargaan ini tidak datang secara instan. Perusahaan secara konsisten mengimplementasikan konsep Green Construction dalam setiap tahapan pembangunan.

Dalam praktiknya, PTPP menekankan efisiensi energi dan pengurangan emisi karbon melalui berbagai pendekatan, seperti pemilihan metode kerja yang lebih ramah lingkungan, penggunaan material berkelanjutan, serta optimalisasi teknologi konstruksi modern.

Beberapa teknologi yang telah diterapkan antara lain sistem precast, eco-friendly wall panel, knock-down system, hingga pre-fabrication. Pendekatan ini tidak hanya menekan dampak lingkungan, tetapi juga meningkatkan efisiensi waktu dan biaya konstruksi.

Pemanfaatan Energi Terbarukan di Lokasi Proyek

Di sejumlah proyek, PTPP juga mulai memanfaatkan energi terbarukan sebagai sumber daya pendukung operasional. Panel surya dan tenaga angin digunakan untuk menekan ketergantungan pada energi fosil sekaligus meningkatkan efisiensi energi di lokasi konstruksi.

Seluruh inisiatif ini dijalankan secara terstruktur dan selaras dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI) yang menjadi kerangka pembangunan berkelanjutan nasional.

Jejak Proyek Hijau dan Sertifikasi Internasional

PTPP juga telah lama aktif di sektor energi baru dan terbarukan. Beberapa proyek strategis yang telah dikembangkan antara lain Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Tolo-1 Jeneponto dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Selong dengan kapasitas 7 MWp.

Hingga saat ini, PTPP tercatat menangani puluhan proyek yang mengantongi sertifikasi bangunan hijau, baik di tingkat nasional maupun internasional. Sertifikasi tersebut meliputi Greenship (GBCI), Bangunan Gedung Hijau (BGH), EDGE, hingga LEED Platinum, yang dikenal sebagai standar tertinggi green building di dunia.

Sejalan dengan Asta Cita dan Target Net Zero Emission 2060

Capaian PTPP ini juga sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung Asta Cita Pemerintah, khususnya pada agenda pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan dan transisi menuju ekonomi hijau.

Sebagai BUMN konstruksi nasional, PTPP turut mengambil peran aktif dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 melalui inovasi konstruksi hijau, efisiensi sumber daya, dan penerapan teknologi ramah lingkungan di berbagai proyek infrastruktur.

Baca Juga: Jelang Merger 2026, PTPP Perkuat Bisnis Inti di Bidang Konstruksi dan Kepemimpinan Green Building

Baca Juga: Merger BUMN Karya PTPP–Adhi Karya Ditargetkan 2026, Progres Baru 40–50 Persen

Pernyataan Resmi Manajemen PTPP

Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi validasi atas arah strategis perusahaan yang terus berfokus pada keberlanjutan.

“Penghargaan Best Green Contractor of the Year 2025 ini menegaskan komitmen PTPP dalam menghadirkan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, berdaya saing global, dan memberikan nilai tambah bagi lingkungan serta masyarakat,” ujar Joko.

Mengukuhkan Posisi sebagai Kontraktor Hijau Terdepan

Dengan diraihnya penghargaan Best Green Contractor of the Year 2025, PTPP semakin mengukuhkan posisinya sebagai kontraktor hijau terdepan di Indonesia. Perusahaan juga kian dipercaya sebagai mitra strategis pemerintah maupun sektor swasta dalam pembangunan infrastruktur berkelanjutan.

Ke depan, PTPP berkomitmen memperluas penerapan green construction di berbagai proyek strategis nasional dan internasional, memperkuat inovasi teknologi ramah lingkungan, serta memastikan setiap pembangunan memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang.

Kalau kamu tertarik mengikuti perkembangan proyek hijau dan transformasi industri konstruksi nasional, pantau terus update selanjutnya di AKURAT.CO.

Baca Juga: Danantara–PTPP Bangun 600 Hunian Sementara di Aceh Tamiang, Percepat Pemulihan Pascabanjir

Baca Juga: Akses Bireuen–Takengon Mulai Pulih, PTPP dan Kementerian PU Lanjutkan Tanggap Darurat Bencana Aceh

FAQ

1. Apa penghargaan yang diraih PTPP pada tahun 2025?
PT PP (Persero) Tbk (PTPP) meraih penghargaan Best Green Contractor of the Year 2025 dalam ajang Greenship Awards GBCI 2025 yang diselenggarakan oleh Green Building Council Indonesia (GBCI).

2. Mengapa penghargaan ini penting bagi PTPP?
Penghargaan ini menjadi pengakuan nasional dan internasional atas komitmen PTPP dalam menerapkan green construction serta pembangunan berkelanjutan di sektor konstruksi.

3. Apakah PTPP satu-satunya BUMN yang meraih penghargaan ini?
Ya. Pada tahun 2025, PTPP menjadi satu-satunya BUMN konstruksi di Indonesia yang berhasil meraih penghargaan Best Green Contractor of the Year.

4. Apa itu Greenship Awards GBCI?
Greenship Awards adalah ajang penghargaan bergengsi yang diselenggarakan oleh Green Building Council Indonesia (GBCI) untuk menilai dan mengapresiasi praktik bangunan hijau dan konstruksi berkelanjutan.

5. Apakah Greenship Awards diakui secara internasional?
Ya. GBCI terafiliasi langsung dengan World Green Building Council (WGBC), sehingga standar dan penilaiannya mengacu pada praktik global.

6. Siapa perwakilan PTPP yang menerima penghargaan tersebut?
Penghargaan diserahkan kepada Yusuf Maharani, Senior Vice President Divisi Strategic Planning, Engineering and Technology PTPP.

7. Apa yang dimaksud dengan green construction yang diterapkan PTPP?
Green construction adalah konsep pembangunan yang mengutamakan efisiensi energi, pengurangan emisi karbon, penggunaan material ramah lingkungan, serta penerapan teknologi konstruksi modern yang berkelanjutan.

8. Teknologi ramah lingkungan apa saja yang digunakan PTPP?
PTPP menerapkan berbagai teknologi seperti sistem precast, eco-friendly wall panel, knock-down system, dan pre-fabrication untuk meningkatkan efisiensi sekaligus menekan dampak lingkungan.

9. Apakah PTPP menggunakan energi terbarukan di proyeknya?
Ya. Di beberapa lokasi proyek, PTPP memanfaatkan panel surya dan tenaga angin sebagai sumber energi alternatif untuk mendukung operasional konstruksi.

10. Proyek energi terbarukan apa saja yang pernah dikembangkan PTPP?
PTPP telah mengembangkan proyek seperti PLTB Tolo-1 Jeneponto dan PLTS Selong dengan kapasitas 7 MWp sebagai bagian dari pengembangan energi baru dan terbarukan.

11. Sertifikasi bangunan hijau apa yang pernah diraih proyek PTPP?
Proyek PTPP telah mengantongi berbagai sertifikasi, antara lain Greenship (GBCI), Bangunan Gedung Hijau (BGH), EDGE, hingga LEED Platinum.

12. Bagaimana penghargaan ini terkait dengan target Net Zero Emission 2060?
Penerapan green construction oleh PTPP mendukung upaya pemerintah menuju Net Zero Emission 2060 melalui efisiensi sumber daya dan pengurangan emisi karbon.

13. Apa komitmen PTPP setelah meraih penghargaan ini?
PTPP berkomitmen memperluas penerapan konstruksi hijau, meningkatkan inovasi teknologi ramah lingkungan, dan memastikan pembangunan memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.