Akurat

Lakukan Operasi Pasar, Mendag Zulhas Optimis Harga Beras Turun Dalam Sepekan

Yosi Winosa | 13 September 2023, 11:35 WIB
Lakukan Operasi Pasar, Mendag Zulhas Optimis Harga Beras Turun Dalam Sepekan

AKURAT.CO - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) optimis harga beras akan mulai turun dalam sepekan setelah dilakukannya intervensi dengan operasi pasar beras. Operasi pasar salah satunya dilakukan dengan penyebaran beras Stabilitas Pasokan dan Harga Pasar (SPHP) ke Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC).

“Kalau dibanjiri Insyallah cepat turunya. Kapan turunnya? Wong baru mulai 3 hari terakhir. kita akan lihat seminggu Insyallah harganya stabil sedikit turun,” kata Mendah Zulhas di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) pada, Rabu (13/9/2023).

Lebih lanjut, Zulhas mengatakan penggelontoran beras ke pasar induk ini, merupakan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), karena saat ini pasokan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) melimpah di Gudang Perum Bulog.

Baca Juga: Bulog Gelar Operasi Pasar Daging Di Ritel Modern, Buwas: Dijamin Berkualitas Dan Halal

“Kata Presiden harus dilakukan intervensi berapapun permintaan Bulog bisa menyediakan. Jadi masyarakat tidak usah khawatir stok cukup,” ucap Zulhas.

Sebelumnya Bulog melaporkan stok 1,6 juta ton dan kontrak lama ada 400 ribu ton yang membuat pemerintah confident atau percaya diri yang nantinya akan dikirimkan ke pasar.

Selain itu, Mendag juga mengaku bahwa saat ini harga beras tengah mengalami kenaikan. Namun, menurutnya disejumlah daerah sudah ada yang mengalami penurunan.

Sementara harga beras naik, berdasarkan pantauan Mendag harga bahan pokok lainnya tetap stabil bahkan cenderung turun, seperti bawang merah dan cabai.

"Bahan pokok lain sudah turun. Bahkan ada beberapa terlalu murah misalnya cabai, bawang (merah). Itu harus dijaga juga, nanti petaninya bangkrut tanahnya dijual. Misalnya bawang itu kalau petani untung Rp30 ribu sampai Rp40 ribu ke atas, kemarin di Banten Rp20 ribu, pasti petani nangis. Cabai juga biasanya Rp30 ribu sampai Rp40 ribu, kemarin Rp17 ribu," ungkap Zulhas.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.