Sugiono Gantikan Muzani sebagai Sekjen, Pengamat: Langkah Tepat Regenerasi Gerindra Menuju 2029

AKURAT.CO Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, resmi menetapkan struktur baru Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerindra untuk periode 2025–2030.
Dalam susunan terbaru tersebut, Sugiono ditunjuk sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) menggantikan Ahmad Muzani.
Direktur Indonesia Political Review (IPR), Iwan Setiawan, menilai pergantian kepengurusan merupakan langkah yang wajar sekaligus penting sebagai bagian dari proses regenerasi di tubuh partai berlambang garuda tersebut.
“Keputusan Prabowo memberikan amanah kepada kader yang lebih muda merupakan langkah tepat untuk menyuntikkan energi baru dan memperkuat konsolidasi partai,” ujar Iwan, Sabtu (3/8/2025).
Menurutnya, masa jabatan Ahmad Muzani sebagai Sekjen memang telah berakhir, dan Prabowo sebagai Ketua Umum sekaligus Ketua Dewan Pembina diyakini telah melalui pertimbangan yang matang sebelum menetapkan Sugiono sebagai penggantinya.
Baca Juga: Pascakonflik, Suriah Ingin Belajar dari Indonesia Soal Kerukunan Umat Beragama
“Pertimbangan itu tentu tidak main-main. Ini bukan hanya soal rotasi, tapi juga tentang mempertahankan eksistensi partai dan mempersiapkan Gerindra menjadi partai pemenang di Pemilu 2029,” ujarnya.
Iwan menyebut sosok Sugiono sebagai kader ideologis Prabowo yang memiliki rekam jejak mumpuni. Ia menilai, kapabilitas dan loyalitas Sugiono terhadap visi besar partai tak perlu diragukan.
“Dia bukan kader kaleng-kaleng. Sugiono adalah figur yang dibentuk langsung oleh Prabowo dan memiliki pemahaman kuat terhadap ideologi serta arah perjuangan partai,” jelas Iwan.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa tugas Sugiono ke depan sebagai Sekjen tidaklah mudah. Meski ketua umumnya kini menjabat sebagai Presiden RI, Gerindra masih berada di posisi ketiga di parlemen.
“Ini jadi tantangan besar. Di satu sisi Gerindra punya akses kekuasaan yang kuat, tetapi di sisi lain masih harus bersaing ketat dengan partai-partai besar lain seperti PDIP dan Golkar,” kata Iwan.
Ia berharap, Sugiono mampu memaksimalkan momentum kepemimpinan nasional Prabowo untuk memperluas basis dukungan partai dan membawanya menjadi kekuatan utama di Senayan pada Pemilu 2029.
“Kapasitas Sugiono akan teruji dari kemampuannya membantu Ketua Umum menjadikan Gerindra partai nomor satu di parlemen pada 2029. Ini yang patut kita tunggu,” tandasnya.
Baca Juga: Peringatan Wapres Gibran: BSU untuk Biaya Hidup, Bukan untuk Judi Online!
Dalam susunan pengurus baru DPP Gerindra, Prabowo kembali menjabat sebagai Ketua Umum sekaligus Ketua Dewan Pembina, dengan Sufmi Dasco Ahmad sebagai Ketua Harian, dan Satrio Dimas Adityo sebagai Bendahara Umum.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










