Akurat

Zulhas Bangga: Ada 9 Menteri Kabinet Merah Putih Jadi Pengurus PAN

Paskalis Rubedanto | 20 Desember 2024, 09:43 WIB
Zulhas Bangga: Ada 9 Menteri Kabinet Merah Putih Jadi Pengurus PAN

AKURAT.CO Sejumlah menteri dari Kabinet Merah Putih resmi bergabung dengan Partai Amanat Nasional (PAN) dan langsung dilantik menjadi pengurus partai.

Hingga kini, terdapat sembilan kader PAN yang juga menjabat sebagai bagian dari kabinet pemerintahan.

Kesembilan pejabat tersebut adalah Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi, Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso, Wakil Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto, Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, dan Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata Zita Anjani.

“Menteri dan staf khusus (di Kabinet Merah Putih) ada 9 orang,” ungkap Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan (Zulhas), dalam Workshop Partai Amanat Nasional bertema “Terdepan Mewujudkan Kedaulatan Pangan” di Surabaya, Kamis (19/12/2024).

Baca Juga: SPAM Jatiluhur Tahap I Beroperasi, Penuhi Kebutuhan Air Warga Jakarta Utara dan Timur

Pada acara tersebut, Zulhas secara simbolis menyematkan Jas PAN kepada tiga menteri: Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Perdagangan Budi Santoso, dan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi.

Ketiganya diumumkan sebagai bagian dari pengurus DPP PAN.

"Malam ini hanya pengumuman. Pak Sakti Wahyu Trenggono sebagai Wakil Ketua Umum PAN, Budi Santoso sebagai Ketua Dewan Pimpinan Pusat PAN, dan Dudy Purwagandhi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Pusat PAN," ujar Zulhas.

Dalam arahannya, Zulhas mengingatkan para pengurus PAN yang menjabat di kabinet untuk bekerja keras memperjuangkan kesejahteraan rakyat, terutama di sektor pertanian.

Ia menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto memiliki target besar untuk mewujudkan swasembada pangan pada tahun 2027.

“Presiden Prabowo menargetkan swasembada pangan awalnya pada 2028, tetapi di forum G20, target itu dimajukan menjadi 2027,” jelasnya.

Baca Juga: Presiden Prabowo Dorong Pemanfaatan Blue Economy dalam KTT D-8 di Mesir

Zulhas meminta seluruh kader PAN yang menjabat sebagai menteri, utusan khusus, maupun anggota DPR RI dan DPRD untuk bersungguh-sungguh mewujudkan visi besar tersebut.

“Ayo kita bikin sejarah. Paling tidak, kita diberi tanggung jawab menuju swasembada pangan pada 2027. Sekarang kita punya posisi terbaik,” seru Zulhas.

Sementara itu, Sakti Wahyu Trenggono menegaskan bahwa dirinya tidak pernah benar-benar meninggalkan PAN, mengingat dirinya pernah menjabat sebagai Wakil Bendahara Umum PAN pada 2012.

"Saya tidak pernah pergi dari PAN. Saya pernah menjadi Wakil Bendahara Umum PAN di tahun 2012," ungkap Sakti.  

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.