AKURAT.CO Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menginstruksikan jajaran di daerah melakukan pengawasan menyeluruh terhadap proses pencocokan dan penelitian (coklit) dalam tahapan pemuktahiran data pemilih pantarlih untuk Pilkada Serentak 2024.
Anggota Bawaslu Puadi mengatakan, jajaran di daerah harus aktif memantau kendala pantarlih di lapangan. Sebab, setiap kekeliruan harus dilakukan langkah antisipasi.
"Ya banyak sebenarnya kerawanan yang patut dan perlu diantisipasi, ya. Mengingat tugas, makanya penyelenggara pemilu harus melakukan pengawasan melekat. Jangan sampai nanti ada yang memenuhi syarat, kemudian disimpulkan untuk jadi tidak memenuhi syarat," kata Puadi kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (6/7/2024).
Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data dan Informasi Bawaslu RI itu mengatakan beberapa kasus kekeliruan yang kerap terjadi pada data pemilih antara lain.
"Misalkan, ada yang sudah terdaftar sebagai pemilih, dia sudah berumur 17 tahun, tapi dia tidak terdaftar sebagai daftar pemilih. Ada juga yang ternyata dia statusnya sebagai anggota TNI/Polri, tapi ternyata dia terdaftar dalam daftar pemilih," ujarnya.
Lebih lanjut, Puadi berharap jajarannya dapat mencatat ketika ada kekeliruan seperti data alamat dan kediaman yang di tempati oleh pemilih dan yang dicoret dari daftar pemilih.
"Misalkan ada dari warga tersebut yang meninggal atau dia misalnya juga mencatat warga yang tadinya TNI, lalu sudah menjadi warga sipil, atau juga yang tadinya warga sipil, dia harus terdaftar sebagai TNI," tuturnya.
"Jika nanti ada masyarakat yang belum terdaftar pada saat nanti proses mengikuti penyelenggaraan pemilihan serentak nanti untuk segera lapor ke Bawaslu setempat sesuai jenjang dan tingkatannya," sambungnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 8Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini







