CSR Ramadan Jakpro Bagikan Ribuan Paket Sembako Murah untuk Warga Jakarta

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi Jakarta menyiapkan 4.500 paket sembako murah untuk warganya di Bulan Suci Ramadan.
Paket sembako murah akan disalurkan oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro) sebagai bagian dari CSR Ramadan.
Direktur Utama Jakpro, Iwan Takwin, menyampaikan, paket sembako murah akan disalurkan secara bertahap. Sebanyak 1.500 paket sembako murah disalurkan langsung kepada warga di sekitar jalur pembangunan LRT Jakarta Fase 1B.
"Paket sembako murah dapat ditebus dengan harga Rp100 ribu dari harga normal Rp150 ribu," katanya, kepada wartawan di Jakarta, Kamis (26/2/2026).
Penyaluran paket sembako murah selanjutnya akan difokuskan untuk tiga wilayah lainnya yakni di Kelurahan Pegangsaan sebanyak 500 paket pada Selasa, 3 Maret 2026.
Baca Juga: PWI Pusat Bersama Artha Graha Peduli Gelar Baksos HPN 2026 di Banten, Salurkan 3.000 Paket Sembako
Di Kelurahan Manggarai sebanyak 500 paket pada Rabu, 4 Maret 2026. Kemudian di Kelurahan Paseban sebanyak 500 paket pada Kamis, 5 Maret 2026.
"Sebanyak tiga ribu paket sembako murah bisa didapatkan masyarakat pada Minggu, 1 Maret 2026 dalam rangkaian Jakarta International Stadium Ramadan Festival," ujar Iwan.
Setiap paket sembako murah berisikan beras 5 kilogram, tepung terigu 1 kilogram, minyak goreng 1 liter dan gula pasir 1 kilogram.
"Program ini bentuk dukungan Jakpro terhadap kebijakan Pemprov Jakarta dalam menjaga daya beli masyarakat," kata Iwan.
Jakpro juga menggelar kegiatan lain selama Ramadan yakni Belanja Bareng Yatim dan Dhuafa yang dilaksanakan hari ini.
Sebanyak 100 anak yatim dan dhuafa dari wilayah sekitar jalur pembangunan LRT Jakarta Fase 1B berkesempatan membeli kebutuhan pokok, perlengkapan sekolah, dan kebutuhan harian dengan pendampingan.
Baca Juga: Cara Daftar Sembako KJP 2026 Online: Link Resmi, Syarat, dan Jadwal Antrean Lengkap
"Program CSR Ramadan ini menegaskan komitmen Jakpro untuk menghadirkan manfaat pembangunan yang langsung dirasakan masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi Jakarta," jelas Iwan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








