Akurat

Pemprov Jakarta Manfaatkan AI untuk Atur Lalu Lintas, Bisa Prediksi Kemacetan

Okto Rizki Alpino | 26 Februari 2026, 20:05 WIB
Pemprov Jakarta Manfaatkan AI untuk Atur Lalu Lintas, Bisa Prediksi Kemacetan
Ilustrasi CCTV

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta memanfaatkan perkembangan pesat teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mengatur lalu lintas di Jakarta. Melalui sistem Intelligent Traffic Control System (ITCS), arus kendaraan dapat dipantau dan diprediksi hingga 60 menit ke depan.

Wakil Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta, Ujang Harmawan, mengatakan sistem ITCS bekerja secara hybrid dengan menggabungkan respons kondisi lapangan secara langsung dan analisis data historis.

"Sistem ini bekerja secara hybrid, yaitu menerapkan waktu hijau adaptif secara real time untuk merespons kondisi aktual di lapangan, sekaligus didukung oleh predictive system yang mampu memprediksi volume lalu lintas hingga 60 menit ke depan berbasis data histori," kata Ujang, Kamis (26/2/2026).

Baca Juga: Anggota DPRD Jakarta Sepakat Minimarket Modern Ditutup dan Kopdes Diperkuat

Dengan mekanisme itu, lampu lalu lintas tidak lagi mengandalkan pengaturan waktu statis. Sistem akan menyesuaikan durasi lampu hijau berdasarkan kepadatan kendaraan yang terdeteksi, sekaligus mengantisipasi lonjakan volume kendaraan dalam satu jam berikutnya.

Ujang menjelaskan, penentuan lokasi pemasangan ITCS tidak dilakukan secara sembarangan. Dishub mempertimbangkan rencana pembangunan infrastruktur agar sistem dapat berjalan berkelanjutan.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Tempat Bukber di Jakarta 2026: Nyaman, Estetik, Cocok untuk Keluarga hingga Kantor

"Pemilihan lokasi mempertimbangkan rencana pembangunan infrastruktur untuk menjamin keberlangsungan sistem, serta memprioritaskan pengembangan jaringan ITCS yang sudah ada guna menciptakan koordinasi antar-simpang yang terintegrasi secara menyeluruh," tuturnya.

Saat ini, sistem ITCS telah terpasang di 115 simpang dari total 321 simpang bersinyal di Jakarta. Artinya, sebanyak 35,8 persen simpang di Jakata telah menggunakan teknologi berbasis AI untuk mendukung pengendalian lalu lintas.

Pemprov Jakarta menargetkan perluasan penerapan ITCS agar koordinasi antar-simpang semakin terintegrasi dan kemacetan dapat ditekan secara lebih efektif, terutama pada jam-jam sibuk.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.