Moeldoko Dikabarkan Akan Direposisi Jadi Gubernur Lemhannas, Pakar: KSP Paling Pas Diisi Angga Raka Prabowo
Herry Supriyatna | 19 April 2024, 18:36 WIB

AKURAT.CO Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza, ikut berkomentar soal beredarnya kabar Presiden Joko Widodo yang disebut-sebut akan mereposisi Moeldoko dari Kepala Staf Kepresidenan menjadi Gubernur Lemhannas.
Efriza mengatakan, jika reposisi itu terjadi, maka sosok yang layak untuk menjadi pengganti Moeldoko sebagai KSP adalah sosok yang mempunyai kedekatan dengan capres terpilih, Prabowo Subianto.
"Kandidat yang pas adalah yang merepresentasikan terjadinya transisi pemerintahan dari Kabinet Indonesia Maju yang dipimpin oleh Presiden Jokowi kepada orang kepercayaan yang dekat dengan Menhan Prabowo," kata Efriza kepada Akurat.co, Jumat (19/4/2024).
Efriza mengatakan, ada beberapa nama yang potensial untuk mengisi jabatan KSP. Dari kalangan profesional ada Muhammad Herindra yang merupakan wakil menteri pertahanan. Sedangkan dari unsur parpol ada Suharso Monoarfa dari PPP, Nusron Wahid dari Partai Golkar, dan Angga Raka Prabowo dari Gerindra.
Dari sejumlah nama tersebut, Efriza menilai Angga Raka Prabowo adalah sosok yang paling berpeluang karena sudah lama memiliki hubungan dan kedekatan dengan Prabowo Subianto.
"Jika melihat rencana dari Presiden Jokowi mengendorse Prabowo untuk tujuan melanjutkan kebijakan pembangunannya jelas semestinya yang dilantik sebagai KSP adalah Angga Raka Prabowo," ujarnya.
"Angga adalah orang terdekat Prabowo seperti pernah menjabat sebagai sekretaris dari Prabowo Subianto. Ia juga Wakil Sekjen Gerindra dan Ketua Badan Komunikasi," sambungnya.
Efriza menilai, jika Jokowi benar-benar ingin menyiapkan pemerintahan transisi, maka sudah semestinya memberikan tempat bagi orang-orang terdekat Prabowo.
"Ini menunjukkan jika berbicara transisi pemerintahan maka semestinya Presiden Jokowi telah mulai memberikan kepercayaan kepada orang-orang terdekat Prabowo," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










