Akurat

Megawati: Pemilu Bukan Alat Para Elite untuk Langgengkan Kekuasaan

Herry Supriyatna | 10 Januari 2024, 14:20 WIB
Megawati: Pemilu Bukan Alat Para Elite untuk Langgengkan Kekuasaan

AKURAT.CO Presiden ke-5 RI, sekaligus Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, ingatkan bahwa pagelaran pemilu bukanlah alat bagi para elite politik untuk melanggengkan kekuasaan. Karena dalam pemilu ada yang namanya etika dan moral. 

“Pemilu bukanlah alat elite politik untuk melanggengkan kekuasaan dengan segala cara. Di dalam pemilu, pemilihan umum, ada moral dan etika yang harus dijunjung tinggi,” ucap Megawati, dalam pidato politiknya, di acara HUT ke-51 PDIP, berlangsung di Sekolah Partai PDIP, Jakarta, Rabu (10/1/2024).

Megawati menegaskan, ia bisa berbicara seperti itu karena dirinya pernah menjadi orang nomor satu di Indonesia, dan setelah dirinya dipilih, dia tidak ribut dengan pihak manapun.

Baca Juga: Catherine Wilson Tak Hadir, Sidang Perceraian Kembali Ditunda

Maka dari itu, kata dia, sebuah kekuasaan tidak bisa berumur panjang, alias akan berhenti apapun jabatannya.

"Kekuasaan itu tidak langgeng loh, yang langgeng itu yang di atas, kekuasaan akan berhenti apapun jabatannya,” imbuh Megawati.

Putri Soekarno dan Fatmawati itu mengaku bersedih, karena pemilu mulai bergeser dari gempat semulanya, tak sedikit masyarakat yang diintimidasi.

Baca Juga: Belum Tahan Tersangka Korupsi APD Covid-19, KPK Tunggu Perhitungan Kerugian Negara

“Kan sedih ya, pencermatan saya akhir-akhir ini sepertinya arah pemilu sudah bergeser, ada kegelisahan rakyat akibat berbagai intimidasi,” ungkap Megawati.

Seperti diketahui, saat ini Indonesia tengah berada di masa Pemilu dan Pilpres 2024, dimana terdapat tiga pasangan calon yang maju di kontestasi Pilpres. Yakni Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.