Akurat

Megawati Ancam Pecat Kader yang Selewengkan Dana Bantuan Bencana

Paskalis Rubedanto | 18 Desember 2025, 20:49 WIB
Megawati Ancam Pecat Kader yang Selewengkan Dana Bantuan Bencana

AKURAT.CO Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, menegaskan tidak ada toleransi bagi kader partai yang kedapatan menyelewengkan donasi bantuan kemanusiaan.

Dia bahkan mengancam akan memecat kader PDIP yang terbukti menyalahgunakan sumbangan untuk korban bencana.

Pernyataan tegas itu disampaikan Megawati dalam peringatan Hari Ibu bertajuk "Merawat Pertiwi: Perempuan Tangguh, Pertiwi Utuh" di Gedung Nyi Ageng Serang, Jakarta, Kamis (18/12/2025).

Daslam kesempatan tersebut Megawati menyoroti pentingnya rasa kemanusiaan dan empati terhadap korban bencana. Terutama yang terjadi saat ini di Pulau Sumatera.

Baca Juga: Rano Karno: Jakarta Enggak Berhenti Bantu Korban Bencana di Sumatera

"Ke mana perikemanusiaan kalian. Kalian tidak melihat anak-anak seperti apa. Coba bayangkan kalau kita yang mengalami di situ bagaimana? Kita nih enak-enakan lho duduk di sini. Jadi kalau saya, saya enggak mau ngomong karena nanti 'wah Bu Mega sudah menyumbangnya segini-segini' enggak," jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPP PDIP yang juga Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, melaporkan bahwa Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDIP telah diterjunkan ke sejumlah wilayah terdampak bencana.

Dia merinci lokasi penugasan Baguna PDIP yang telah berada di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Termasuk pengoperasian kapal rumah sakit milik PDIP.

"Badan Penanggulangan Bencana PDIP sudah berada di Aceh, sudah ada di Sumatera Utara dan sudah ada di Sumbar. Dan kapal Malahayati, yang kapal rumah sakit juga sudah berkeliling di sekitar Sumatera," jelasnya.

Baca Juga: Gibran Minta Kelompok Rentan Diprioritaskan dalam Penanganan Bencana di Aceh

Megawati kembali menegaskan prinsipnya dalam penyaluran bantuan. Dia menolak menerima donasi dalam bentuk uang dan lebih memilih berupa barang agar penyalurannya dapat diawasi secara langsung.

"Jadi kalau ibu ada yang mau bantu, ibu endak pernah mau duit. Saya minta barang langsung. Tapi saya punya catatannya, saya mau ini obat sekian, beras sekian, jadi dia yang buat, bukan uangnya yang saya ambil. Awas lho ibu-ibu, kalau nyumbang 10, lima masuk sini (kantong). Saya pecat kalian tahu," terangnya.

Rano Karno menambahkan bahwa donasi yang terkumpul dalam peringatan Hari Ibu PDIP segera disalurkan kepada yang membutuhkan.

"Donasi hari ini akan diserahkan pada 22 Desember besok. Jadi kalau di sini barang kali belum terpikir masih ada kesempatan untuk berdonasi," tuturnya.

Baca Juga: Penggalangan Dana PDIP Tembus Rp3,2 Miliar, Fokus Bantu Korban Bencana Sumatera

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.